Saturday, 22 Rabiul Akhir 1443 / 27 November 2021

Saturday, 22 Rabiul Akhir 1443 / 27 November 2021

Wagub DKI: Hati-hati pada Subvarian Baru Delta Covid-19

Ahad 24 Oct 2021 03:03 WIB

Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria

Foto: Republika/Flori Sidebang
Wagub DKI menyebut subvarian AY.4.2 lebih berbahaya dibandingkan sebelumnya

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengingatkan masyarakat yang berada di DKI Jakarta untuk waspada dan hati-hati akan munculnya mutasi COVID-19, subtipe varian baru Delta COVID-19 yang disebut AY.4.2.Varian ini dinilai lebih berbahaya dan telah telah menyerang India, Inggris, dana Rusia, bahkan subvarian ini disinyalir menjadi penyebab lonjakan kasus di negara-negara tersebut.

"Ya, justru itu kita tahu selalu ada saja varian-varian baru terkait penyebaran virus COVID-19, dan juga berbagai jenis yang masuk ke Indonesia, ada Delta, dan sebagainya. Jadi, kami minta semuanya berhati-hati, masa pandemi ini belum selesai, kita masih harus bekerja keras, berjuang bersama kompak bersama-sama," ujar Riza di Balai Kota Jakarta, Sabtu (24/10).

Terlebih, kata Riza, saat ini sudah terjadi pelonggaran-pelonggaran kegiatan masyarakat selama masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2 hingga 1 November 2021. Menurut Riza, potensi penularan COVID-19 dari berbagai mutasi atau varian akan makin tinggi seiring dengan meningkatnya interaksi masyarakat.

"Jadi, tetap laksanakan protokol kesehatan secara patuh, taat, disiplin, dan bertanggung jawab. Harus bisa menahan diri, jangan anggap enteng dan tidak boleh kendor," tutur Riza.

Sebelumnya, diketahui bahwa subtipe varian baru Delta COVID-19 yang disebut AY.4.2 telah menginfeksi sebagian warga di sejumlah negara, seperti India, Inggris, dan Rusia.Bahkan, varian Delta plus AY.4.2 ini disinyalir menjadi penyebab lonjakan kasus COVID-19 di Inggris dan Rusia belakangan ini.Varian ini juga dinilai lebih berbahaya dan lebih cepat menular dari varian Delta sendiri.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA