Friday, 28 Rabiul Akhir 1443 / 03 December 2021

Friday, 28 Rabiul Akhir 1443 / 03 December 2021

Potensi SDA Air di Sulsel Terbanyak Dukung EBT

Sabtu 23 Oct 2021 10:52 WIB

Red: Fuji Pratiwi

Pekerja menyalakan turbin Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) (ilustrasi). Potensi sumber daya air di Sulawesi Selatan layak dimanfaatkan untuk EBT.

Pekerja menyalakan turbin Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) (ilustrasi). Potensi sumber daya air di Sulawesi Selatan layak dimanfaatkan untuk EBT.

Foto: ANTARA/Wahdi Septiawan
Jumlah PLTMH menggunakan anggaran daerah di Sulsel sebanyak 26 unit.

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR -- Potensi sumber daya air di Sulawesi Selatan tercatat terbanyak mendukung pengadaan fasilitas Energi Baru Terbarukan (EBT).

Hal itu dikemukakan Kasubdit Pengawasan Pengembangan Infrastruktur EBTKE, Kementerian ESDM, Mustaba Ari Suryoko menanggapi potensi EBT di wilayah Timur Indonesia, khususnya Sulsel, Jumat (22/10). EBT tercatat sebagai penyumbang tertinggi penurunan emisi karbondioksida yakni 34,29 juta ton CO2 pada 2020 dibandingkan aksi mitigasi lainnya untuk menurunkan penyebab efek rumah kaca.

Sementara potensi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Sulsel berdasarkan data ESDM Sulsel dinilai cukup besar. Kemampunnya menghasilkan daya sengat hingga 2.946,8 Megawatt (MW).

Adapun jumlah Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di Sulsel yang didanai dari APBD dan DAK sejak 2011 - 2019 sebanyak 26 unit dengan jumlah yang menerima aliran listrik sebanyak 3.824 KK dan akan terus berkembang. Sedangkan untuk pembangunan PLTMH melalui dana APBN dari 2011-2017 sebanyak 6 unit dengan jumlah sengatan listrik ke 565 KK.

Salah satu PLTMH itu berada di Dusun Balantieng, Desa Bontotengnga, Kecamatan Sinjai Borong, Kabupaten Sinjai, Sulsel. Menurut Kepala Desa Bontotengnga Kaswan Mahmud, keberadaan PLTMH sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat pada 2017 setelah pencanangan 2016 di Dusun Balantieng atau salah satu dari empat dusun yang dibawahi Desa Bontotengnga.

Hal itu diakui petugas PLTMH, Sudirman yang rumahnya sudah teraliri listrik bersama 67 Kepala Keluarga (KK) di Dusun Bontotangnga. Dia mengatakan, pada awal pengoperasian listrik ramah lingkungan itu baru menjangkau 40 KK, namun kini sudah mencapai 68 KK.

 

Baca Juga

sumber : ANTARA
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA