Jumat 22 Oct 2021 01:49 WIB

Cianjur Masih Terapkan Ganjil-Genap di Jalur Puncak

Ganjil-genap dianggap paling efektif tekan mobilitas di jalur Puncak.

Kepadatan jalanan di jalur Puncak selama pandemi diatasi dengan penerapan ganjil-genap termasuk hingga ke Cianjur, Jawa Barat,
Foto: Antara/Yulius Satria Wijaya
Kepadatan jalanan di jalur Puncak selama pandemi diatasi dengan penerapan ganjil-genap termasuk hingga ke Cianjur, Jawa Barat,

REPUBLIKA.CO.ID, CIANJUR -- Polres Cianjur, Jawa Barat, masih menerapkan ganjil-genap di sepanjang jalur Puncak. Kebijakan ganjil-genap sebagai upaya menekan mobilitas kendaraan terutama saat akhir pekan serta menekan antrian kendaraan yang dapat menyebabkan macet total terutama saat libur panjang akhir pekan.

"Saat ini, status Cianjur PPKM tingkat III, sehingga ganjil-genap masih diterapkan terutama saat akhir pekan. Sudah dua bulan terakhir penerapan dilakukan dan sudah mulai dipatuhi pengendara dari luar kota," kata Kepala Satuan Lalu-lintas Polres Cianjur, AKP Mangku Anom, saat dihubungi Kamis (21/10).

Baca Juga

Hingga saat ini, pihaknya belum dapat memastikan kapan berakhirnya aturan ganjil genap di sepanjang jalur Bogor-Puncak. Namun setelah PPKM tingkat I diterapkan, Polres akan mengevaluasi kebijakan dan cara kerja petugas sehingga berbagai kelonggaran akan diterapkan atau ganjil genap tetap dipertahankan.

Namun selama ini, ungkap dia, penerapan ganjil-genap, cukup maksimal dalam menekan mobilitas kendaraan dari luar kota. Penerapannya  juga sudah dipahami dan dipatuhi pengendara dari luar atau dalam kota. Sehingga saat diberlakukan nomor genap saat akhir pekan, sudah tidak terlihat kendaraan bernomor ganjil atau sebaliknya.

"Kami tetap mengimbau seiring berbagai kelonggaran diberikan, pandemi masih berlangsung, sehingga pengendara harus tetap menerapkan prokes dan mematuhi aturan ganjil genap di sepanjang jalur Puncak," katanya.

Bupati Cianjur, Herman Suherman, mengatakan akan mengevaluasi bersama Forkopimda Cianjur penerapan ganjil-genap di Jalur Puncak yang selama penerapan PPKM tingkat III dinilai efektif menekan mobilitas. "Kalau nanti masuk ke tingkat I, kami akan bahas bersama karena target pemerintah daerah sudah pasti fokus ke pemulihan ekonomi, di mana angka kunjungan dapat meningkat, sehingga roda perekonomian kembali berjalan. Tapi selama ini, penerapan ganjil-genap menjadi solusi untuk macet total di jalur Puncak," katanya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement