Wednesday, 24 Syawwal 1443 / 25 May 2022

Covid-19 di Lampung Menurun, Pasien Wafat Nihil

Kamis 21 Oct 2021 19:31 WIB

Rep: mursalin yasland/ Red: Hiru Muhammad

Vaksinator menyuntikkan vaksin COVID-19 dosis pertama saat vaksinasi bagi pedagang pasar tradisional di pasar Way Kandis Bandar Lampung, Lampung, Kamis (14/10/2021). Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandar Lampung menyediakan 300 dosis vaksin untuk pedagang dan warga sekitar pasar untuk mempercepat capaian vaksinasi serta membentuk dan meningkatkan kekebalan komual.

Vaksinator menyuntikkan vaksin COVID-19 dosis pertama saat vaksinasi bagi pedagang pasar tradisional di pasar Way Kandis Bandar Lampung, Lampung, Kamis (14/10/2021). Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandar Lampung menyediakan 300 dosis vaksin untuk pedagang dan warga sekitar pasar untuk mempercepat capaian vaksinasi serta membentuk dan meningkatkan kekebalan komual.

Foto: Antara/Ardiansyah
Dari 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung, semuanya berada pada zona kuning

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG--Kasus positif Covid-19 di Provinsi Lampung terus menurun. Pada Kamis (21/10), terdapat penambahan tiga kasus positif,  pasien sembuh bertambah 16 orang. Sedangkan pasien positif yang meninggal dunia nihil.

Data yang disampaikan Dinas Kesehatan (Dinkes) Lampung, Kamis (21/10), total pasien positif Covid-19 di Lampung sebanyak 49.499 orang, bertambah tiga orang. Pasien sembuh total 45.045 orang, bertambah 16 orang, dan pasien positif meninggal dunia 3.810 orang, tidak ada penambahan. Sementara kasus suspek 65 orang, dan probable 369 orang.

Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Lampung dr Reihana mengatakan, tingkat keterisian tempat tidur atau /Bed Occupancy Rate (BOR) di rumah sakit rujukan Covid-19 di Lampung terus mengalami penurunan. “BOR di rumah sakit rujukan Covid-19 sebesar 1,95 persen,” kata Reihana dalam keterangan persnya, Kamis (21/10).

Dia mengatakan, ketersediaan tempat tidur pasien Covid-19 di 36 rumah sakit rujukan sampai Rabu (20/10) sebanyak 1.742 unit tempat tidur, sedangkan pasien Covid-19 yang dirawat menempati hanya 34 unit tempat tidur.  “Sisa tempat tidur yang belum terpakai 1.083 tempat tidur,” katanya.

Tempat tidur dengan ventilator di ruang isolasi tekanan negatif masih tersedia 52 tempat tidur tersebar di 10 rumah sakit di Lampung. Sedangkan tempat tidur dengan ventilator di ruang isolasi biasa tersedia 23 tempat tidur tersebar di empat rumah sakit.

Reihana yang juga kepala Dinkes Lampung mengatakan, dari 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung, semuanya berada pada zona kuning (risiko penyebaran Covid-19 rendah). Sedangkan penambahan tiga pasien positif disumbang dari Kabupaten Lampung Tengah dua orang, dan Kabupaten Lampung Selatan satu orang. Sedangkan 13 kabupaten lainnya nihil kasus positif.

Mengenai perkembangan vaksinasi Covid-19 di Lampung, dia mengatakan untuk dosis pertama sudah mencapai 41,61 persen atau 2.764.815 orang dari total sasaran 6.645.226 orang. Sedangkan dosis kedua sudah mencapai 15,37 persen atau 1.021.103 orang, dan dosis ketiga 0,36 persen atau 24.216 orang.

Dari lima kelompok sasaran vaksinasi di Lampung, kelompok remaja dengan total sasaran 880.203 orang, untuk dosis pertama baru mencapai 1,78 persen atau 15.704 orang, sedangkan dosis kedua 0,87 persen atau 7.641 orang.

Sampai Rabu (20/10), jumlah dan hasil uji spesimen sebanyak 208.266 spesimen, yang menghasilkan kasus positif 81.963 orang. Sedangkan total orang yang melakukan swab sebanyak 64.071 orang. Hasil uji spesimen pada Rabu (20/10), total 501 spesimen yang positif tiga orang/kasus. Sedangkan swab yang akan diujji dua spesimen, swab baru dua orang, dan swab lama tidak ada. n Mursalin Yasland

 

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA