Wednesday, 26 Rabiul Akhir 1443 / 01 December 2021

Wednesday, 26 Rabiul Akhir 1443 / 01 December 2021

Pengamat: PPP Tebar Jala Cari Calon untuk Pilpres 2024

Kamis 21 Oct 2021 07:10 WIB

Red: Agus Yulianto

Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan. (Ilustrasi)

Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan. (Ilustrasi)

Foto: Dok Pemprov DKI
Target sasarannya adalah para Gubernur wilayah Pulau Jawa.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Eksekutif Institute for Democracy and Strategic Affairs (Indostrategic) Ahmad Khoirul Umam mengatakan, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) saat ini sedang menebar jala mencari calon untuk diusung dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Target sasarannya adalah para Gubernur wilayah Jawa seperti Anies Baswedan, Ridwan Kamil, hingga Khofifah yang tidak terafiliasi dengan partai politik tertentu.

Sebelumnya, PPP menggelar Musyawarah Nasional (Munas) muktamar ulama di Semarang, Jawa Tengah pada 17 hingga 18 Oktober 2021 dan dihadiri oleh sejumlah gubernur. Namun, Ganjar Pranowo yang merupakan gubernur setempat malah tidak ada dan hanya diwakili oleh wakilnya yang juga kader PPP.

Khoirul mengatakan, strategi yang dilakukan PPP bisa dipahami karena partai tersebut tidak memiliki tokoh atar figur pemimpin yang bisa dijual dalam kontestasi nasional. Langkah PPP untuk menemukan calon pemimpin potensial juga akan menentukan masa depan partai tersebut.

"Artinya, apakah PPP mampu bertahan di tengah ancaman degradasi elektabilitas," ujar dia yang juga Pengamat Politik dari Universitas Paramadina, Rabu (20/10).

Terkait absennya Ganjar Pranowo, kata dia, perlu dicermati lebih lanjut apakah murni karena hal teknis. Misalnya, adanya jadwal agenda atau tidak, sehingga tidak bisa hadir ke acara PPP.

Di sisi lain, ketidakhadiran Ganjar juga bisa dimaknai sebagai langkah politiknya untuk menghindari kegaduhan lebih dalam di internal PDIP. "Jika Ganjar hadir, elite PDIP akan melihatnya sebagai "kegenitan" politik Ganjar untuk menebar jala dan mencari dukungan lintas partai di luar PDIP, ujarnya.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA