Tuesday, 25 Rabiul Akhir 1443 / 30 November 2021

Tuesday, 25 Rabiul Akhir 1443 / 30 November 2021

Mantan Wasit Serie A Nilai Gol Porto Seharusnya Dianulir

Rabu 20 Oct 2021 19:46 WIB

Rep: Rahmat Fajar / Red: Israr Itah

Pemain Porto Luis Diaz merayakan gol ke gawang AC Milan.

Pemain Porto Luis Diaz merayakan gol ke gawang AC Milan.

Foto: EPA-EFE/ESTELA SILVA
Sebelum gol Porto, terjadi pelanggaran terhadap gelandang AC Milan Ismael Bennacer.

REPUBLIKA.CO.ID, PORTO -- Mantan wasit Serie A Graziano Cesari menilai gol kemenangan FC Porto atas AC Milan dalam pertandingan Liga Champions, di Stadion Dragao, Porto, Rabu (20/10) dini hari WIB seharusnya dianulir. Cesar menilai wasit mengabaikan seruan mengecek VAR dari pemain dan pelatih Milan Stefano Pioli terkait insiden tabrakan antara Medhi Taremi dengan Ismael Bennacer sebelum gol tercipta oleh Luis Diaz.

Taremi terlihat mengganggu Bennacer secara ilegal saat menyambut bola di udara. Keduanya sama-sama terjatuh. Bola kemudian direbut oleh Diaz yang tak terkawal dan dengan mudah melepaskan tembakan untuk mencetak gol.

Baca Juga

"Ini kesalahan besar, itu tidak bisa diterima," kata Cesari, dilansir dari Football Italia.

Menurut Cesari, Bennacer dengan jelas melihat ke atas saat bola posisi turun. Taremi melirik ke arah Bennacer lalu mengadangnya. Cesari menilai Taremi tak tertarik merebut bola.

VAR seharusnya dapat membantu wasit mengambil keputusan dalam kasus tersebut. Pasalnya, keputusan tersebut akan dihitung sebagai kesalahan jelas dan nyata.

“Itu mirip dengan penalti yang diberikan kepada Liverpool hari ini melawan Atletico Madrid, di mana pemain itu lagi-lagi mengabaikan bola dan langsung menyerang lawannya. Ini dua interpretasi yang sangat berbeda dari insiden serupa," ujarnya.

Ada banyak keputusan kontroversial di pertandingan Liga Champions ketika Milan bertanding. Saat Atletico mendapatkan penalti di San Siro karena dianggap handball juga penuh kontroversi. Dalam VAR jelas terlihat pemain Atletico yang lebih dulu handball sehingga seharusnya Milan tak berhak diganjar hukuman penalti.

Kekalahan Milan semakin memperburuk mereka di klasemen grup B. Rossoneri tanpa kemenangan dari tiga pertandingan dan menduduki posisi terbawah. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA