Wednesday, 24 Syawwal 1443 / 25 May 2022

Hujan Deras, Kampung Bojong Jengkol Cilebut Terendam Banjir

Rabu 20 Oct 2021 00:26 WIB

Red: Bayu Hermawan

ilustrasi banjir

ilustrasi banjir

Foto: pexels
Ketinggian air yang merendam Kampung Bojong Jengkol sempat mencapai sepinggang.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKARAJA -- Kampung Bojong Jengkol, Cilebut Barat, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, terendam banjir hingga sepinggang orang dewasa pada Selasa (19/10) petang, lantaran diguyur hujan deras.

Warga Kampung Bojong Jengkol RT 01/05, Zody Prasetyo (25) menceritakan bahwa area rumahnya mulai digenangi air sekitar pukul 16.00 WIB saat hujan mulai turun. Kemudian, hanya dalam beberapa saat air merendam rumahnya hingga sepinggang orang dewasa.

Baca Juga

"Genangan ini akibat ada penyumbatan sampah dan penyempitan bangunan yang menutupi saluran air," kata Zody saat ditemui di rumahnya.

Genangan air tersebut berangsur surut pada malam hari. Hingga pukul 21.00 WIB, ketinggian air masih sebetis kaki orang dewasa. Sementara, Ketua RT setempat, Wawan Irawan menyebutkan bahwa hujan deras tersebut merendam lima rumah di wilayahnya. Ia tak menampik jika di kawasan lima rumah tersebut menjadi wilayah langganan banjir, dikarenakan adanya penyempitan saluran air.

"Permasalahannya drainase dipersempit oleh bangunan. Sebelum ada pembangunan, di sini ga ada banjir," ujar Wawan.

Menurutnya, wilayah tersebut menjadi langganan banjir setelah banyak lahan-lahan irigasi beralih fungsi menjadi bangunan sekitar tahun 2000-an. "Sebelum tahun 2000 saluran airnya masih lebar, rumah-rumah belum banyak yang pakai tanah irigasi," terangnya.

Wawan menyebutkan bahwa dirinya sudah mengajukan pembuatan sodetan kepada pemerintah desa untuk mengatasi banjir menahun di wilayahnya. Ia berencana membuat sodetan sepanjang 90 meter untuk membuang air ke anak sungai di dekat Perumahan Bumi Pesanggrahan, Cilebut. 

"Kemungkinan di tahun 2022 karena diajukannya tahun 2021, karena anggarannya di atas Rp200 juta. Kalau kurang dari itu mungkin bisa secepatnya," kata Wawan.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA