Selasa 19 Oct 2021 06:05 WIB

Sempat Tersendat, Usaha Mebel Solikun Kembali Bangkit

Hampir 2 bulan Solikun tak bisa menjalankan usahanya karena terjebak PPKM

Salah seorang penerima manfaat projek padat karya UMKM Bank HSBC, saat didatangi relawan, Solikun sedang mengerjakan lemari pesanan dari pelanggannya, Kamis (14/10).
Foto: Rumah Zakat
Salah seorang penerima manfaat projek padat karya UMKM Bank HSBC, saat didatangi relawan, Solikun sedang mengerjakan lemari pesanan dari pelanggannya, Kamis (14/10).

REPUBLIKA.CO.ID, HALMAHERA SELATAN -- Guna memastikan berjalannya program pemberdayaan, relawan Rumah Zakat secara rutin melakukan kunjungan dan pendampingan kepada penerima manfaat. Seperti kali ini, relawan berkunjung ke tempat usaha Solikun di Desa Wayamiga, salah seorang penerima manfaat projek padat karya UMKM Bank HSBC. Saat didatangi relawan, Solikun sedang mengerjakan lemari pesanan dari pelanggannya, Kamis (14/10).

Diketahui hampir dua bulan ini Solikun tidak bisa menjalankan usahanya karena terjebak program PPKM. Ketika itu, ia sekeluarga pulang kampung ke Jawa untuk menjenguk orang tuanya yang sakit.

Baca Juga

Waktu berada di Jawa ini program PPKM digulirkan pemerintah, sehingga Solikun sekeluarga mengalami kesulitan untuk perjalanan kembali ke Halmahera Selatan. Akhirnya, agenda pulang kampung yang rencananya hanya dua Minggu, kemudian molor sampai dua bulan lebih.

Hal ini berimbas pada kegiatan usahanya di Halmahera Selatan. Baru dua Minggu ini Solikun kembali ke Halmahera Selatan. Selama dua Minggu ini ia mengerjakan meubeul pesanan pelanggan yang tertunda dan juga mengerjakan mebel pesanan pelanggan baru.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement