Wednesday, 13 Jumadil Awwal 1444 / 07 December 2022

Mantan Menlu AS Colin Powell Wafat karena Komplikasi Covid

Senin 18 Oct 2021 20:47 WIB

Rep: Fergi Nadira/ Red: Christiyaningsih

Mantan menlu AS Colin Powell meninggal pada usia 84 tahun karena komplikasi Covid-19. Ilustrasi.

Mantan menlu AS Colin Powell meninggal pada usia 84 tahun karena komplikasi Covid-19. Ilustrasi.

Foto: EPA/Michael Reynolds
Mantan menlu AS Colin Powell meninggal pada usia 84 tahun karena komplikasi Covid-19

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON - Mantan menteri luar negeri (menlu) Amerika Serikat (AS) Colin Powell meninggal dunia pada usia 84 tahun karena komplikasi Covid-19. Kabar wafatnya menlu Powell diungkapkan oleh keluarganya melalui Facebook.

"Dia telah divaksinasi sepenuhnya. Kami telah kehilangan suami, ayah, kakek, dan orang Amerika yang luar biasa dan penyayang," kata keluarganya, Senin (18/10) waktu setempat.

Baca Juga

Powell adalah salah satu tokoh kulit hitam terkemuka Amerika selama beberapa dekade. Dia diangkat ke posisi tinggi oleh tiga presiden Republik dan mencapai puncak militer AS karena mendapatkan kembali kekuatannya setelah trauma Perang Vietnam.

Powell menjabat sebagai penasihat keamanan nasional AS di bawah kepresidenan Ronald Reagan dari 1987 hingga 1989. Sebagai jenderal bintang empat Angkatan Darat, ia adalah ketua Kepala Staf Gabungan militer di bawah Presiden George H.W. Bush selama Perang Teluk 1991 ketika pasukan pimpinan AS mengusir pasukan Irak dari negara tetangga Kuwait.

Powell merupakan seorang politikus Partai Republik moderat dan seorang pragmatis. Dia mempertimbangkan tawaran untuk menjadi presiden kulit hitam pertama pada 1996 tetapi kekhawatiran istrinya Alma tentang keselamatannya memutuskan sebaliknya.

Pada 2008, ia memutuskan hubungan dengan partainya untuk mendukung kandidat Partai Demokrat yakni Barack Obama. Obama pun menjadi orang kulit hitam pertama yang terpilih ke Gedung Putih.

sumber : Reuters
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA