Tuesday, 1 Rabiul Awwal 1444 / 27 September 2022

Taliban: Tak Akui Taliban di Afghanistan Menguntungkan ISIS

Senin 18 Oct 2021 17:00 WIB

Rep: Dwina Agustin/ Red: Christiyaningsih

Bendera Taliban dipasang di depan sepeda motor di Kabul, Afghanistan, Selasa, 28 September 2021. Tidak mengakui pemerintahan Taliban di Afghanistan disebut malah menguntungkan ISIS.

Bendera Taliban dipasang di depan sepeda motor di Kabul, Afghanistan, Selasa, 28 September 2021. Tidak mengakui pemerintahan Taliban di Afghanistan disebut malah menguntungkan ISIS.

Foto: AP/Bernat Armangue
Tidak mengakui pemerintahan Taliban di Afghanistan disebut malah menguntungkan ISIS

REPUBLIKA.CO.ID, ANKARA -- Pejabat Kementerian Luar Negeri Afghanistan Amir Khan Muttaqi menyatakan keamanan di negara itu dipastikan dengan pemerintahan Taliban. Menurutnya pemerintahan baru di Afghanistan tidak diakui secara resmi bermanfaat bagi ISIS.

"Negara-negara di dunia, di satu sisi, mengatakan mengatur orang-orang Afghanistan agar mereka tidak bermigrasi. Di sisi lain, mereka tidak secara resmi mengakui pemerintah dan memberikan semangat kepada ISIS. Ini bukan untuk kepentingan Afghanistan maupun dunia," kata Muttaqi.

Baca Juga

Muttaqi menegaskan ISIS tidak memiliki tempat di Afghanistan. "Dengan cara ini, tekanan internasional sedang diberikan pada pemerintah Afghanistan. Propaganda ini juga bekerja dua arah untuk ISIS," katanya.

Terkait ancaman kelompok ISIS, dia memastikan tidak ada ancaman sama sekali. "Mereka melakukan serangan di masjid dan jalan-jalan. Anda akan setuju bahwa bukanlah tugas yang mudah untuk memastikan keamanan semua masjid dan jalan-jalan," ujar Muttaqi  dikutip dari Anadolu Agency.

Taliban merebut Kabul pada Agustus lalu dan memaksa presiden dan pejabat tinggi lainnya meninggalkan negara itu. Mereka telah membentuk pemerintahan sementara yang dipimpin oleh Hasan Akhund sebagai perdana menteri.

Kekuatan dunia telah meminta kelompok itu untuk membentuk pemerintahan inklusif yang mewakili keragaman etnis negara itu. Namun, hingga kini posisi tinggi pemerintahan dikuasai anggota senior Taliban dan sekutu dengan mengenyampingkan perempuan.

sumber : https://www.aa.com.tr/en/asia-pacific/turkey-can-play-active-role-in-renovating-restoring-afghanistan-taliban-official/2394719
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA