Senin 18 Oct 2021 15:00 WIB

Update Covid-19 Depok, Nihil Kasus Positif dan Kematian

Total korban sembuh Covid-19 di Depok sebanyak 102.862 orang atau 97,80 persen.

Rep: Rusdy Nurdiansyah/ Red: Endro Yuwanto
Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana.
Foto: Dok Pemkot Depok
Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana.

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok melaporkan perkembangan kasus harian penyebaran Covid-19 pada Ahad, 17 Oktober 2021. Tercatat, tidak ada tambahan kasus terkonfirmasi positif dan korban kematian.

"Berdasarkan data terbaru yang dikeluarkan oleh Pusat Informasi Covid-19 Depok (Picodep) pada Ahad, 17 Oktober 2021, tidak ada tambahan kasus terkonfirmasi positif dan korban meninggal dunia," ujar juru bicara (jubir) Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana, dalam siaran persnya, Senin (18/10).

Dadang menambahkan, selain itu terjadi penambahan pasien sembuh sebanyak sembilan orang. Adapun total korban sembuh sebanyak 102.862 orang atau 97,80 persen. "Tidak ada juga penambahan probabel aktif dan juga suspek aktif. Untuk kontak erat aktif bertambah enam orang," jelasnya.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris, berharap di hari-hari berikutnya tidak ada lagi warga Kota Depok yang terpapar Covid-19. Begitu juga untuk warga yang masih positif Covid-19 agar segera diberikan kesembuhan.

"Tiada kekuatan dan daya selain atas pertolongan dari Allah SWT yang Maha Tinggi lagi Maha Agung untuk Covid-19 segera berakhir dan kita tetap harus patuh terhadap prokes," ujar Idris.

Idris menegaskan, dalam upaya menekan kasus Covid-19, Pemkot Depok terus mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan (prokes) 6M, yakni memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir, menjaga jarak aman saat beraktivitas di luar rumah, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas, dan menghindari makan bersama.

"Selain itu, Pemkot Depok juga meminta masyarakat untuk menjaga Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Dengan menjaga pola makan, berolahraga dan istirahat yang cukup," jelas Idris.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement