Wednesday, 26 Rabiul Akhir 1443 / 01 December 2021

Wednesday, 26 Rabiul Akhir 1443 / 01 December 2021

Inggris Pertimbangkan Perketat Keamanan Anggota Parlemen

Ahad 17 Oct 2021 21:41 WIB

Rep: Lintar Satria/ Red: Nora Azizah

Keamanan anggota parlemen ditingkatkan terkait kasus pembunuhan belum lama ini.

Keamanan anggota parlemen ditingkatkan terkait kasus pembunuhan belum lama ini.

Foto: Wikimedia
Keamanan anggota parlemen ditingkatkan terkait kasus pembunuhan belum lama ini.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Menteri Dalam Negeri Inggris, Priti Patal, mengatakan, pemerintah mempertimbangkan sejumlah opsi untuk meningkatkan keamanan anggota parlemen. Pertimbangan ini diambil usai seorang anggota parlemen ditusuk hingga tewas saat bertemu konstituennya.

David Ames dari Partai Konservatif yang berkuasa meninggal dunia dibunuh dengan cara yang sama dengan pembunuhan anggota parlemen dari Partai Buruh Jo Cox lima tahun sebelumnya. Pembunuhan ini memicu pemerintah meninjau keamanan para politisi.

Baca Juga

Amess berkali-kali dalam penyerangan di LeLeigh-on-Sea, timur London, Jumat (15/10) lalu. Penikaman itu terjadi saat anggota parlemen berusia 69 tahun itu sedang menghadiri pertemuan di gereja.  

Polisi menangkap seorang laki-laki berwarga negara Inggris berusia 25 tahun di lokasi kejadian. Pihak berwenang yakin pelaku bertindak seorang diri.

"Ketua parlemen sudah melakukan serangkaian tindakan pasca Jumat lalu seperti yang kami lakukan dengan polisi," kata Patel pada Sky News, Ahad (17/10).

"Salah satu opsi lain yang sedang dipertimbangkan seperti ketika anda bertemu konstituen, dapatkan anda dijaga seorang petugas atau mendapat semacam perlindungan," tambahnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA