Saturday, 22 Rabiul Akhir 1443 / 27 November 2021

Saturday, 22 Rabiul Akhir 1443 / 27 November 2021

Kunci Kemenangan Leicester Atas MU Menurut Brendan Rodgers

Ahad 17 Oct 2021 03:03 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Andri Saubani

Manajer Leicester Brendan Rodgers

Manajer Leicester Brendan Rodgers

Foto: EPA-EFE/ANDY RAIN
Ini merupakan kemenangan pertama Leicester di Liga Inggris sejak Agustus.

REPUBLIKA.CO.ID, LEICESTER -- Pelatih Leicester City, Brendan Rodgers mengungkapkan kunci timnya mengalahkan Manchester United 4-2 dalam pertandingan Liga Inggris, di Stadion King Power, Sabtu (16/10) malam WIB. Menurutnya, obrolan dengan para pemain jelang pertandingan adalah kuncinya.

Ini merupakan kemenangan pertama Leicester di Liga Inggris sejak Agustus. The Foxes gagal mencapai puncak sejak awal kampanye yang menggembirakan.

Mereka memenangkan dua dari tiga pertandingan pertama. Namun, Leicester kemudian hanya mampu mengemas dua poin dari empat pertandingan berikutnya.

“Hari ini kami luar biasa. Saya berbicara dengan skuat dalam seminggu tentang kembali ke apa yang kami kuasai,” katanya kepada BBC Sport dilansir dari Team Talk, Ahad (17/10).

Dalam pembicaraan dengan pemainnya, Rodgers meminta agar berjuang dan terus berlari saat pertandingan. Rodgers meminta anak asuhnya agar memperbaiki masalah yang dihadapi yaitu pertahanan, agresifitas dan intensitas. Dengan begitu, Leicester dapat memainkan sepakbola cepat dan dinamis.

Mantan pelatih Liverpool tersebut mengeklaim Leicester merupakan tim yang biasa melakukan tekanan tinggi. Meski mampu membungkap MU, Rodgers tak ingin berpuas diri. Ia meminta pemainnya agar terus mengumpulkan poin.

“Ambisi skuat adalah bahwa kita semua tahu kita harus bersama. Patson [Daka] menjaga ancaman, tekanan, berlari di belakang dan membuat Ayoze [Perez] kemudian masuk untuk menjaga tekanan dan menciptakan gol. Itu adalah kinerja yang luar biasa,” kata Rodgers tentang jalannya permainan.

Ia menyukai menyaksikan permainan pasukannya di laga tersebut. Sebelum bertanding, Rodgers mempelajari pertandingan terakhir Leicester yaitu menghadapi Crystal Palace. Ia mengaku seolah-olah baru bekerja untuk Leicester dan berbicara dengan pemain.

“Kami harus terus membuktikan poinnya. Hari ini kami membuktikan bahwa kami bisa menjadi tim yang sangat bagus ketika kami bermain dengan rasa lapar itu,” ia menambahkan.

Baca Juga

 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA