Saturday, 22 Rabiul Akhir 1443 / 27 November 2021

Saturday, 22 Rabiul Akhir 1443 / 27 November 2021

Pertamina Telah Operasikan 2.848 Pertashop Hingga Oktober

Ahad 17 Oct 2021 02:38 WIB

Red: Friska Yolandha

Petugas mengisi BBM jenis Pertamax di Pertashop (Pertamina Shop) Desa Maliku, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Jumat (17/9/2021). PT Pertamina (Persero) membangun 43 Pertashop di wilayah pedesaan seluruh provinsi Kalimantan guna memenuhi akses energi ke masyarakat desa terhadap BBM harga yang sama dengan SPBU sehingga dapat memajukan perekonomian desa.

Petugas mengisi BBM jenis Pertamax di Pertashop (Pertamina Shop) Desa Maliku, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Jumat (17/9/2021). PT Pertamina (Persero) membangun 43 Pertashop di wilayah pedesaan seluruh provinsi Kalimantan guna memenuhi akses energi ke masyarakat desa terhadap BBM harga yang sama dengan SPBU sehingga dapat memajukan perekonomian desa.

Foto: Antara/Makna Zaezar
Pertamina terus berupaya untuk dapat menghadirkan Pertashop di 7.196 kecamatan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Pertamina (Persero) mengklaim telah mengoperasikan 2.848 Pertashop yang tersebar di seluruh Indonesia hingga awal Oktober 2021. Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan kehadiran Pertashop diharapkan dapat mempermudah aksesibilitas energi bagi masyarakat desa, sekaligus menggerakkan perekonomian di desa.

"Sampai dengan awal Oktober 2021, jumlah Pertashop yang sudah beroperasi telah mencapai 2.848 unit tersebar di seluruh Indonesia," ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Sabtu (16/10).

Baca Juga

Nicke menyampaikan pertumbuhan Pertashop memiliki tiga kontribusi mulai dari menurunkan emisi, meningkatkan penggunaan produk lokal, dan memutar ekonomi di desa. Saat ini, shifting pengguna Premium ke Pertalite diprediksi bisa menurunkan emisi karbon sebesar 5 juta ton.

Pertamina menargetkan bisa menurunkan emisi karbon sebanyak 12 juta ton pada 2022, melalui pertumbuhan penjualan produk Pertamax. Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) pada Pertashop dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, membuka kesempatan kerja yang produktif dan menyeluruh, serta pekerjaan yang layak.

Pertashop juga bekerja sama dengan perbankan dan bisa menciptakan new crowd sentra-sentra bisnis di desa, sehingga dana akan bergulir di perdesaan.

Pertamina terus berupaya untuk dapat menghadirkan Pertashop di 7.196 kecamatan di seluruh Indonesia. Dalam mendukung pembangunan ribuan Pertashop tersebut, Pertamina telah bersinergi dengan Kementerian Dalam Negeri; Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi; serta Masyarakat Ekonomi Syariah (MES).

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA