Sabtu 16 Oct 2021 01:15 WIB

BPS: Mobilitas Warga di Pusat Belanja hingga Taman Melonjak 

Aktivitas warga mulai kembali menggeliat pada September

Aktivitas warga mulai kembali menggeliat pada September. Ilustrasi aktivitas warga di Mal Malioboro, Yogyakarta, Rabu (13/10).
Foto: Wihdan Hidayat / Republika
Aktivitas warga mulai kembali menggeliat pada September. Ilustrasi aktivitas warga di Mal Malioboro, Yogyakarta, Rabu (13/10).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Kepala Badan Pusat Statistik Margo Yuwono menyampaikan bahwa aktivitas penduduk di tempat belanja dan kebutuhan sehari-hari mengalami pemulihan bahkan meningkat pada September 2021.

Hal ini bila dibandingkan bulan sebelumnya saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berada pada level tinggi akibat pandemi Covid-19.

Baca Juga

"Kalau kita melihat bagaimana mobilitas penduduk selama September lalu, di berbagai tempat atau aktivitas menunjukkan adanya perbaikan. Aktivitas penduduk di tempat belanja dan kebutuhan sehari-hari sudah pulih kembali," kata Margo saat menggelar konferensi pers secara virtual di Jakarta, Jumat (15/10).

Selain itu, lanjut Margo, aktivitas dan mobilitas masyarakat di berbagai fasilitas umum lainnya mulai mengalami perbaikan, salah satunya yakni mobilitas penduduk pada tempat perdagangan, ritel, dan rekreasi, yang angkanya mengalami perbaikan menjadi -1,9 persen.

"Dibanding Agustus -12,4. Berarti mobilitas penduduk di perdagangan dan rekreasi mengalami perbaikan," ungkap Margo.

Kemudian, mobilitas di taman juga mengalami perbaikan meskipun belum pada kondisi normal, yang angkanya pada September 2021 sebesar -7,9 persen. Sementara, mobilitas di tempat transit juga ada perbaikan meskipun belum dalam kondisi normal.

Margo menambahkan, terjadi perbaikan mobilitas di tempat kerja pada September 2021, meskipun angkanya masih -15,9, yang artinya mobilitas penduduk di tempat kerja belum pada kondisi normal.

Margo menyampaikan, data mobilitas penduduk tersebut diolah BPS dari Google Mobility. "Tentu saja informasi ini akan berpengaruh pada aktivitas ekonomi dan pada akhirnya juga berpengaruh pada berbagai indikator nanti yang akan dirilis baik pada hari ini maupun pada pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) bulan depan," ujar Margo.   

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement