Update PON XX, 125 Orang Terkonfirmasi Positif

Rep: Dian Fath Risalah/ Red: Muhammad Akbar

Logo PON XX Papua
Logo PON XX Papua
Foto: PON Papua
Berita baiknya, dari 125 orang itu semuanya tidak bergejala.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Juru Bicara Satgas COVID-19 Papua, Dr Silawanus Sumule mengatakan, hingga Kamis (14/10) pukul 18.00 WIT, terkonfirmasi 125 atlet dan ofisial dinyatakan positif Covid-19. Sebanyak 71 orang masih menjalani rawat inap, kemudian 54 lainnya sudah dinyatakan negatif.

"Berita baiknya, dari 125 orang itu semuanya tidak bergejala, " ujarnya kepada Republika.co.id, Jumat (15/10).

Satgas pun memastikan akan memperketat protokol kesehatan pada upacara penutupan nanti.

Salah satu upaya itu adalah dengan mengerahkan 50 dari total 118 relawan Satgas Prokes untuk turut mengendalikan prokes selama acara berlangsung. Sebanyak 2 juta masker juga sudah dibagikan kepada para untuk penguatan penyelenggaraan PON XX Papua.

"Pengetatan protokol kesehatan saat upacara penutupan PON XX masih sama dengan upacara pembukaan PON XX, bahkan akan lebih diperketat," kata Silwanus saat dikonfirmasi, Kamis (14/10).

Pemerintah senndiri telah menerapkan mekanisme penanganan kasus COVID-19 pasca PON XX secara komprehensif yang meliputi keberangkatan dari Papua hingga kedatangan di daerah tujuan masing-masing.

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menerangkan, PON XX merupakan contoh pengelolaan perhelatan besar di masa pandemi COVID-19.

Baca juga BNPB Beri Penghargaan kepada 445 Relawan Prokes PON XX

"Pemerintah tidak hanya mempersiapkan pra dan proses pelaksanaannya, namun juga mempersiapkan mekanisme penanganan kasus COVID-19 pasca PON XX," ujar Johnny.

Terkait 125 orang yang terkonfirmasi positif COVID-19 per 14 Oktober 2021, menurut Menkominfo, hal ini merupakan bukti upaya skrining berjalan dengan baik. Terhadap mereka yang positif juga dilakukan karantina terpusat dan pelacakan penyebaran.

"Masyarakat tidak perlu khawatir, kasus COVID-19 pasca PON XX tertangani dengan baik," katanya.

Johnny memaparkan pemerintah memastikan hal itu dengan menerapkan mekanisme kepulangan peserta PON dengan aman. Mekanisme ini meliputi monitoring COVID-19 oleh Kemenkes dan Kemenhub hingga H+5. Peserta PON juga akan melalui tes RT-PCR sebelum keberangkatan dari Papua dan saat tiba di daerah tujuan.

PON Papua berlangsung pada 2-15 Oktober 2021 dengan mempertandingkan 37 cabang olahraga yang dibagi pelaksanaannya di empat daerah, yakni Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Mimika, dan Merauke.

Meski baru dibuka pada 2 Oktober kemarin, ada beberapa cabang olahraga yang sudah memulai jalannya kompetisi dan perebutan medali sejak pertengahan September lalu.

Baca juga : Sesak Setelah Sembuh Covid-19, Apa yang Terjadi pada Paru?

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku republika ...

Komentar

Terkait


Gubernur Jabar Ridwan Kamil memberikan sambutan saat peresmian Alun-Alun Sorong, Papua, Jumat (1/10).

Jabar Juara Umum PON, Kamil: Ini Hasil Keringat dan Tangis

Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman memberikan sambutan dan laporan pada Upacara Pembukaan PON Papua di Stadion Lukas Enembe, Kompleks Olahraga Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua, Sabtu (2/10/2021).

Ketum KONI Klaim Cabor Karate PON Papua Lancar tanpa Rusuh

Bupati Bogor, Ade Munawaroh Yasin.

Atlet Kabupaten Bogor Sumbang 29 Medali Emas di PON XX

Seorang tamu hotel melakukan aktivitas kerjanya dari dalam kamar saat melakukan isolasi mandiri setelah melakukan perjalanan keluar negeri (ilustrasi).

Masyarakat Wajib Terapkan Prokes Saat Karantina

Guru mengajar Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Ishlah Kota Bekasi.

PTM, Ini Kendala yang Dihadapi Sekolah Hingga Orang Tua

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@rol.republika.co.id (Marketing)

Ikuti

× Image