Kamis 14 Oct 2021 22:13 WIB

Kasus Aktif Covid-19 di Bantul Turun Tinggal 138 Orang

Kasus konfirmasi yang meninggal nihil atau tidak ada penambahan kasus lagi.

Petugas memeriksa bilik perawatan yang kosong di Shelter Isolasi Mandiri Gose, Bantul, Yogyakarta. Hampir dua pekan shelter isolasi mandiri penyintas Covid-19 kosong. (ilustrasi)
Foto: Wihdan Hidayat / Republika
Petugas memeriksa bilik perawatan yang kosong di Shelter Isolasi Mandiri Gose, Bantul, Yogyakarta. Hampir dua pekan shelter isolasi mandiri penyintas Covid-19 kosong. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, BANTUL -- Kasus aktif Covid-19 atau pasien yang masih terinfeksi dan menjalani isolasi di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menurun. Hingga Kamis (14/10) tinggal 138 orang setelah pasien yang pulih mendominasi dibanding kasus baru dalam sehari terakhir.

Berdasarkan data Satgas Penanggulangan Covid-19 Bantul, di Bantul, kasus konfirmasi bertambah 10 orang. Sementara kasus sembuh berjumlah 23 orang. Sedangkan kasus konfirmasi yang meninggal nihil atau tidak ada penambahan.

Baca Juga

Dengan perkembangan kasus harian itu, maka total kasus positif Covid-19 di Bantul secara kumulatif menjadi 56.849 orang, dengan angka kesembuhan mencapai 55.147 orang, sementara kasus kematian berjumlah 1.564 orang. Dengan demikian, jumlah kasus aktif Covid-19 atau pasien yang masih menjalani isolasi maupun karantina di selter dan rumah sakit wilayah Bantul tinggal 138 orang.

Satgas Covid-19 menyebutkan bahwa pasien yang isolasi tersebut tersebar di 16 dari total 17 kecamatan seluruh Bantul, dengan kecamatan terbanyak dari Banguntapan 24 orang. Sementara terendah dari Imogiri dan Pandak masing-masing satu orang.

Sementara itu, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan sinergi dan kerja sama antara pemerintah daerah dan TNI/Polri akan terus dilakukan dengan baik dalam upaya bersama menangani pandemi Covid-19. Salah satunya dengan percepatan vaksinasi.

"Sampai saat ini kita masih berjuang bagaimana pandemi di Bantul cepat selesai. Dari data saat ini capaian vaksinasi di Bantul telah mencapai 75 persen, dan akan terus kita dorong dan genjot agar mencapai 90 persen di akhir Oktober ini," katanya.

Meski demikian, Pemkab juga mengajak masyarakat bersama memutus penyebaran Covid-19 dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, dan 5M. Yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, serta mengurangi mobilitas.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement