Saturday, 10 Rabiul Awwal 1443 / 16 October 2021

Saturday, 10 Rabiul Awwal 1443 / 16 October 2021

Klaten Mulai Sasar Vaksinasi Warga Secara Door to Door

Kamis 14 Oct 2021 22:05 WIB

Red: Andi Nur Aminah

Pedagang asongan mengikuti vaksinasi keliling Covid-19 (ilustrasi)

Pedagang asongan mengikuti vaksinasi keliling Covid-19 (ilustrasi)

Foto: Wihdan Hidayat / Republika
Saat ini kendala yang dihadapi adalah mulai sulitnya mencari sasaran vaksinasi.

REPUBLIKA.CO.ID, KLATEN -- Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah mulai menyasar vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat secara door to door atau dari rumah ke rumah. Tujuannya tentu saja untuk meningkatkan capaian imunitas kelompok di daerah itu. 

"Kalau capaian vaksinasi di Kabupaten Klaten untuk dosis pertama kemarin sudah mencapai 75,06 persen untuk masyarakat umum, sedangkan kelompok lansia (lanjut usia) sudah 66,31 persen," kata Ketua Tim Ahli Satgas Covid-19 Kabupaten Klaten Ronny Roekminto di Klaten, Kamis (14/10).

Baca Juga

Pihaknya menargetkan masyarakat umum yang menjadi sasaran vaksin Covid-19 sebanyak 1.006.650 orang. Sedangkan sasaran untuk kelompok lanjut usia sebanyak 165.595 orang.

Menurut dia, melihat capaian tersebut seharusnya Kabupaten Klaten sudah memenuhi persyaratan untuk masuk ke Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1. Meski demikian, hingga saat ini daerah tersebut masih berada di PPKM level 2.

"Dari level 2 ke level 1 capaian vaksinasi dosis pertama minimum harus 70 persen, lansia minimum 60 persen. Kami sudah memenuhi syarat itu," katanya.

Meski demikian, pihaknya tetap berupaya menggencarkan vaksinasi. Ia mengatakan saat ini kendala yang dihadapi adalah mulai sulitnya mencari sasaran vaksinasi. "Semuanya sudah divaksin sehingga yang dilakukan sekarang door to door, kami menyisir ke yang sudah divaksin di luar kota. Selain itu, ada yang masih takut-takut, ada yang memang menolak," katanya.

Untuk warga yang masih menolak vaksin, dia mengatakan, terus diberikan edukasi. "Kami melakukan edukasi terus-menerus dengan melibatkan tokoh masyarakat dan tokoh agama," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA