Kamis 14 Oct 2021 20:21 WIB

Ponpes Muhammadiyah Didirikan di Pariaman

Muhammdiyah dirikan ponpes di Pariaman.

Rep: Febrian Fachri/ Red: Muhammad Hafil
Wakil Wali Kota Pariaman, Mardison Mahyuddin, melakukan peletakan batu pertama Pembangunan Pondok Pesantren Muhammadiyah Kota Pariaman secara simbolis di Desa Manggung, Kecamatan Pariaman Utara, Kamis (14/10).
Foto: Dok: Pemkot Pariaman
Wakil Wali Kota Pariaman, Mardison Mahyuddin, melakukan peletakan batu pertama Pembangunan Pondok Pesantren Muhammadiyah Kota Pariaman secara simbolis di Desa Manggung, Kecamatan Pariaman Utara, Kamis (14/10).

REPUBLIKA.CO.ID, PARIAMAN--Wakil Wali Kota Pariaman, Mardison Mahyuddin, melakukan peletakan batu pertama Pembangunan Pondok Pesantren Muhammadiyah Kota Pariaman secara simbolis di Desa Manggung, Kecamatan Pariaman Utara, Kamis (14/10).

Mardison berharap setelah Ponpes ini beroperasi nanti, dapat mencetak pendakwah dan ulama yang dapat membesarkan nama Kota Pariaman dalam menyampaikan syiar islam.

Baca Juga

Mardison menyebut, adanya ponpes ini adalah sebuah kebanggaan bagi pemerintah daerah yang merupakan bentuk pondasi berpikir dan landasan berpijak atas perkembangan pendidikan islam di Kota Pariaman.

"Jika kita baca sejarahnya, ini sudah yang ke-380 Ponpes yang dibangun di Indonesia oleh Muhammadiyah," kata Mardison.

Ia menyebut sudah banyak kontribusi yang dilakukan oleh Muhammadiyah, mulai dari pelayanan kesehatan, pendidikan pesantren, pemeliharaan panti asuhan dan lain-lain. Menurut Mardison, Muhammadiyah sudah membantu pemerintah dalam rangka mewujudkan cita-cita bangsa kita yakni menjadikan manusia yang adil, makmur dan sejahtera.

Mardison berharap seluruh elemen masyarakat agar fastabiqul khairat atau berlomba -lomba dalam kebaikan serta bahu membahu dalam membangun Ponpes Muhammadiyah Kota Pariaman ini.

"Semoga ini bisa seiring sejalan dengan program pemerintah Kota Pariaman dalam rangka membangun pusat pendidikan al-quran dan pengembangan pendidikan agama non formal," ujar dia.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement