Wiku: Penutupan PON XX, Prokes Masih Sama Seperti Pembukaan

Rep: Dian Fath Risalah/ Red: Friska Yolandha

Suasana Upacara Pembukaan PON XX Papua di stadion Lukas Enembe, Kompleks Olahraga Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura Papua, Sabtu (2/10). Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan penerapan protokol kesehatan (Prokes) jelang upacara penutupan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX masih sama seperti saat pembukaan.
Suasana Upacara Pembukaan PON XX Papua di stadion Lukas Enembe, Kompleks Olahraga Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura Papua, Sabtu (2/10). Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan penerapan protokol kesehatan (Prokes) jelang upacara penutupan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX masih sama seperti saat pembukaan.
Foto: Republika/Thoudy Badai
Upacara penutupan rencananya digelar pada Sabtu (16/10).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan penerapan protokol kesehatan (Prokes) jelang upacara penutupan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX masih sama seperti saat pembukaan. Upacara penutupan rencananya digelar pada Sabtu (16/10).

"Pemerintah akan melaksanakan penutupan dengan protokol kesehatan yang sama dengan pada saat pembukaan," kata Wiku kepada Republika.co.id, Kamis (14/10).

Baca Juga

"Seluruh panitia yang mengendalikan pembukaan juga akan mengendalikan penutupan," tambahnya.

Pemerintah juga terus memantau seluruh pihak yang terlibat PON XX, bahkan yang sudah menyelesaikan kegiatan dan pulang ke daerah asal. Diketahui, pemerintah telah menerbitkan Adendum Surat Edaran Satgas Covid-19 Nomor 17 Tahun 2021 yang mewajibkan seluruh kontingen PON XX untuk tes PCR ulang setibanya di daerah kepulangan.

Kontingen juga wajib menjalani masa karantina selama 5 hari di fasilitas isolasi terpusat yang disediakan pemerintah daerah dengan biaya ditanggung pemerintah daerah (pemda).

"Dengan tambahan jika hasil pertama negatif, maka di hari keempat karantina wajib melakukan tes PCR ulang. Jika ditemukan hasil positif di salah satu tes, maka wajib kontingen menjalani isolasi atau perawatan di rumah sakit rujukan Covid-19 terdekat," tuturnya.

Sementara Juru Bicara Satgas COVID-19 Papua, Dr Silawanus Sumule memastikan akan memperketat protokol kesehatan pada upacara penutupan nanti. Salah satu upaya itu adalah dengan mengerahkan 50 dari total 118 relawan Satgas Prokes untuk turut mengendalikan prokes selama acara berlangsung. Sebanyak 2 juta masker juga sudah dibagikan kepada para untuk penguatan penyelenggaraan PON XX Papua.

"Pengetatan protokol kesehatan saat upacara penutupan PON XX masih sama dengan upacara pembukaan PON XX, bahkan akan lebih diperketat," kata Silwanus saat dikonfirmasi, Kamis (14/10).

Silwanus mengatakan, hingga Kamis (14/10) pukul 18.00 WIT, terkonfirmasi 125 atlet dan ofisial dinyatakan positif Covid-19. Sebanyak 71 orang masih menjalani rawat inap, kemudian 54 lainnya sudah dinyatakan negatif.

"Berita baiknya, dari 125 orang itu semuanya tidak bergejala," ujarnya.

Direktur Pencegahan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan, perlu kerjasama semua pihak untuk mencegah penularan Covid-19 selama penyelenggaraan Pekan Olahraha Nasional (PON) XX Papua. Saat ini, katanya, sudah ada standar operasional prosedur (SOP) terkait protokol kesehatan selama penyelenggaraan PON 2021 di Papua.

"Kami terus berupaya agar protokol kesehatan diterapkan sebaik mungkin pemerintah terus melakukan mekanisme buble yakni kontrol penuh terhadap atlet, ketika ada kasus maka lebih mudah pelacakan," kata Nadia dikutip Kamis (14/10).

PON Papua berlangsung pada 2-15 Oktober 2021 dengan mempertandingkan 37 cabang olahraga yang dibagi pelaksanaannya di empat daerah, yakni Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Mimika, dan Merauke. Meski baru dibuka pada 2 Oktober kemarin, ada beberapa cabang olahraga yang sudah memulai jalannya kompetisi dan perebutan medali sejak pertengahan September lalu.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini

Komentar

Terkait


Petugas Kepolisian berjaga di pintu stadion sebelum pertandingan final sepak bola putra PON Papua antara tim Papua melawan Nangroe Aceh Darussalam di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Kamis (14/10),

Penjagaan di Pintu Stadion Laga Final PON Sepak Bola Putra

Tim bolatangan putra DKI Jakarta melakukan selebrasi usai menang melawan tim bolatangan putra Jawa Barat pada final Bola Tangan Putra PON Papua di GOR SP 2, Kabupaten Mimika, Papua, Kamis (14/10/2021). Tim bolatangan putra DKI Jakarta berhasil meraih medali emas sementara tim bolatangan putra Jawa Barat meraih medali perak dan tim bolatangan putra Kalimantan Timur meraih medali perunggu.

DKI Jakarta Juara Bola Tangan Putra PON Papua

Juru Bicara Pemerintah untuk  Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito, menyatakan kasus Covid-19 di Indonesia turun hingga 20 persen

Jubir Covid-19: Kasus Covid-19 Sepekan Terakhir Turun

Atlet wushu putri Jateng Dessy Wulandari beraksi saat bertanding pada final Wushu kategori Qiang Shu Putri PON Papua di Gor Futsal Dispora, Kabupaten Merauke, Papua, Jumat (1/10/2021). Dessy Wulandari meraih medali perak pada kategori tersebut.

Jateng Siapkan Tempat Karantina untuk Kontingen PON Papua

Wakil Presiden Ma

Wapres Ingin Program Pembangunan Dirasakan Orang Asli Papua

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@rol.republika.co.id (Marketing)

Ikuti

× Image