Monday, 12 Rabiul Awwal 1443 / 18 October 2021

Monday, 12 Rabiul Awwal 1443 / 18 October 2021

Luke Shaw Tegaskan Inggris Bakal Kembali Lebih Baik

Kamis 14 Oct 2021 19:00 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Pemain Inggris Luke Shaw.

Pemain Inggris Luke Shaw.

Foto: Paul Ellis/Pool via AP
Inggris tetap bercokol di peringkat pertama klasemen Grup I.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Bek kiri Inggris Luke Shaw menyesal dengan hasil yang didapat timnya saat bermain imbang 1-1 melawan timnas Hungaria pada lanjutan Grup I Kualifikasi Piala Dunia 2021/2022.

Berlangsung di Stadion Wembley, Rabu (13/10) dini hari WIB. Tuan rumah Inggris dipaksa bermain imbang 1-1 melawan Hungaria. Nahasnya, Tiga Singa bahkan tertinggal gol lebih dahulu dari tim tamu.

"Tentu saja saya pikir kami masih memiliki kendali atas grup ini," kata Luke Shaw kepada beIN Sports, Kamis (14/10).

Satu gol Hungaria hadir melalui titik putih pada menit ke-24 melalui Roland Sallai. Penalti tersebut berawal dari Luke Shaw yang mengangkat kaki terlalu tinggi yang menyebabkan pemain Hungaria terkena sepakan kaki pemain Manchester United tersebut.

Beruntung Inggris bisa menyamai kedudukan pada menit ke-37 lewat gol John Stones. Hasil itu pun disesali oleh armada Gareth Southgate.

Sementara itu, Luke Shaw menegaskan Inggris akan kembali lebih baik pada bulan depan setelah menelan hasil kurang memuaskan.

"Ini adalah salah satu kinerja buruk kami, dan kami akan kembali lebih baik. Saya pikir itu mengecewakan pasalnya kami tampil cukup agresif untuk mencoba menghentikan permainan mereka," sambung Shaw.

Meski menelan hasil kurang memuaskan Inggris tetap bercokol di peringkat pertama klasemen Grup I dengan perolehan angka 20 dari enam kemenangan dan dua kali imbang.

Selanjutnya Raheem Sterling dan kolega akan menjalani dua partai terakhir melawan Albania dan San Marino guna memastikan tiket lolos ke putaran final Piala Dunia 2022 Qatar.

 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA