Saturday, 10 Rabiul Awwal 1443 / 16 October 2021

Saturday, 10 Rabiul Awwal 1443 / 16 October 2021

Kenali Gejala Keracunan Vitamin D

Jumat 15 Oct 2021 01:03 WIB

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Qommarria Rostanti

Gejala keracunan vitamin D (ilustrasi).

Gejala keracunan vitamin D (ilustrasi).

Foto: www.freepik.com.
Keracunan vitamin D terjadi jika seseorang mengonsumsi suplemen sembarangan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Vitamin D terkait dengan sejumlah besar manfaat kesehatan, mulai dari meningkatkan imun tubuh, memaksimalkan penyerapan kalsium tulang dan gigi, hingga peningkatan kesehatan jantung. Vitamin D bisa diperoleh dari beberapa sumber makanan, suplemen, dan sinar matahari.

Meski vitamin D sangat penting, namun Anda mesti mewaspadai masalah toksisitas vitamin D. Toksisitas atau keracunan vitamin D terjadi ketika kadar darah naik di atas 150 ng/ml (375 nmol/l), dan ini terjadi ketika seseorang mengonsumsi suplemen sembarangan tanpa memantau kadar darah. 

Karena disimpan dalam lemak tubuh, suplemen vitamin D membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk dicerna dari sistem bahkan setelah Anda berhenti minum suplemen. Untuk mengetahui tanda-tanda keracunan vitamin D, berikut rinciannya seperti dilansir di Times Now News, Kamis (14/10): 

1. Sering buang air kecil

Vitamin D mendukung penyerapan kalsium dalam tubuh. Namun, ketika kadar vitamin D meningkat secara drastis, kadar kalsium dalam darah juga meningkat sehingga mengakibatkan gejala seperti sering buang air kecil.

2. Gangguan pencernaan

Diare, sembelit, dan sakit perut sering terjadi ketika seseorang menderita intoleransi makanan atau sindrom iritasi usus besar. Namun, itu juga bisa menjadi gejala kadar kalsium tinggi yang disebabkan oleh keracunan vitamin D. Suplementasi vitamin D yang tinggi, dari waktu ke waktu, ketika menyebabkan sembelit dan sakit perut, harus dianggap sebagai tanda overdosis. Mual dan muntah juga dapat terjadi jika terjadi keracunan.

3. Kelelahan

Peningkatan kadar kalsium (hiperkalsemia) dalam darah akibat toksisitas vitamin D juga dapat menyebabkan rasa lemah. Pusing, kebingungan, dan kelelahan juga merupakan gejala yang sama dan dapat muncul ketika Anda mengonsumsi suplemen tanpa berpikir panjang.

4. Pengeroposan tulang

Segala sesuatu yang berlebihan itu buruk, begitupun dengan vitamin D. Asupan berlebih dari vitamin D dapat berdampak buruk pada kepadatan dan kekuatan tulang. Untuk memerangi efek negatifnya, Anda bisa mengonsumsi makanan yang kaya vitamin K2, seperti daging dan susu.

5. Kerusakan ginjal

Batu ginjal, kerusakan ginjal, dan cedera dapat terjadi ketika kadar vitamin D dalam tubuh meningkat secara drastis. Ini juga disalahkan pada overdosis kalsium yang muncul karena toksisitas vitamin D.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA