Tuesday, 20 Rabiul Awwal 1443 / 26 October 2021

Tuesday, 20 Rabiul Awwal 1443 / 26 October 2021

Giroud Bahas Dampak Kehadiran Tuchel di Chelsea

Kamis 14 Oct 2021 18:16 WIB

Rep: Frederikus Bata/ Red: Muhammad Akbar

 Olivier Giroud dari AC Milan merayakan setelah mencetak gol ketiga timnya pada pertandingan sepak bola Serie A antara AC Milan dan Cagliari, di stadion San Siro di Milan, Italia, Senin (30/8) dini hari WIB.

Olivier Giroud dari AC Milan merayakan setelah mencetak gol ketiga timnya pada pertandingan sepak bola Serie A antara AC Milan dan Cagliari, di stadion San Siro di Milan, Italia, Senin (30/8) dini hari WIB.

Foto: AP/Luca Bruno
Menurut Giroud, Tuchel membawa ketenangan dan kepercayaan diri.

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Olivier Giroud menceritakan dampak dari kehadiran Thomas Tuchel di Chelsea. Saat ini Giroud telah berkostum AC Milan.

Musim lalu ia masih memperkuat the Blues. Ia merasakan perbedaan situasi ketika awak London Biru dilatih Tuchel. Sebelumnya, di era Frank Lampard, pemilik Stamford Bridge hancur lebur.

Chelsea sempat berada di posisi kesembilan klasemen sementara Liga Primer Inggris musim 2020/21. Manajemen bergerak cepat. Mereka memecat Lampard pada Januari 2021.

Tuchel datang. Menurut Giroud, juru taktik asal Jerman itu membawa ketenangan dan kepercayaan diri. Hasilnya, the Blues mulai akrab dengan kemenangan.

"Dengan filosofi permainannya memainkan 3-4-3, dan dengan para pemain hebat yang kami miliki, ide-idenya sangat cocok untuk tim," kata penyerang berkebangsaan Prancis ini, dikutip dari dailymail.co.uk, Kamis (14/10).

Perlahan tapi pasti performa Chelsea membaik. The Blues finis di posisi keempat klasemen akhir Liga Primer. Giroud dan rekan-rekan merajai Eropa.

Tuchel membawa London Biru meraih trofi Liga Champions kedua dalam sejarah klub tersebut. The Blues menundukkan Manchester City, 1-0, di final, beberapa bulan lalu. Sebuah hasil terbaik untuk tim yang sempat mencatat hasil negatif di awal.

"Jadi apa lagi yang bisa dikatakan," ujar Giroud.

Selama empat musim, sosok yang juga pernah berkostum Arsenal itu bermarkas di Stamford Bridge. Tepatnya dari 2017 hingga 2021. Sejauh itu ia tampil dalam 119 laga di berbagai ajang, dan mencetak 39 gol.

Kini Giroud memulai petualangan baru. Ia keluar dari Inggris dan menuju Italia. Ia salah satu pemain anyar Rossoneri. Sejauh musim 2021/22 berjalan, sang bomber telah mencetak dua gol untuk elit kota mode itu.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA