Lifter Fitria Martiningsih Rebut Emas Keenam untuk Jabar

Red: Muhammad Akbar

Lifter Jawa Barat Fitria Martiningsih (tengah) berdiri di puncak podium kemenangan cabang angkat berat putri Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua di Auditorium Uncen Jayapura, Kamis (14/10/2021).
Lifter Jawa Barat Fitria Martiningsih (tengah) berdiri di puncak podium kemenangan cabang angkat berat putri Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua di Auditorium Uncen Jayapura, Kamis (14/10/2021).
Foto: antara
Fitria turun di kelas +84kg putri dengan mengumpulkan total angkatan 677,5kg

REPUBLIKA.CO.ID, PAPUA — Lifter Jawa Barat Fitria Martiningsih menyabet emas keenam bagi Jawa Barat dari cabang angkat berat putri Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, Kamis (14/10) siang.

Tampil di Auditorium Universitas Cenderawasih Jayapura, mojang kelahiran 11 Maret 1993 itu turun di kelas +84kg putri dengan mengumpulkan total angkatan 677,5kg dari babak squat 295kg, bench press 165kg dan dead lift 217,5kg.

Angkatan terbaik Fitria di babak squat memecahkan rekor nasional yang ia raih pada pra-PON 2019 292kg.

Lifter Jawa Tengah Lailatul Musyafaah finis sebagai runner up kejuaraan mengumpulkan total 602kg angkatan (260kg squat, 145kg bench press dan 197,5kg dead lift) sehingga berhak atas medali perak.

Medali perunggu diraih atlet asal Riau Rini Maisuri mengumpulkan total angkatan 580kg (260kg squat, 140kg bench press dan 180kg dead lift).

Fitria mengawali babak squat 275kg dan 295kg dan memilih absen di percobaan ketiga. Namun Fitri gagal pada angkatan 175kg babak bench press sehingga membukukan angkatan terbaik 165kg.

Fitria memastikan Raihan emas setelah tampil optimal menaklukkan tiga kali percobaan angkatan babak dead lift seberat 180kg, 200kg dan 217,5kg.

"Prestasi Fitria hari ini adalah emas keenam untuk Jabar dari angkat berat. Saya bersyukur tidak ada hambatan sama sekali tadi," kata pelatih angkat berat Jabar Usdi Permana.

Laga final angkat berat masih menyisakan dua emas di kelas 120kg putra dan +120kg putra yang akan dipertandingkan hari ini.

sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Komentar

Terkait


Karateka Sumatera Barat Milioner (kiri) mencoba bertahan dari gempuran karateka Bali I Kadek Krisna Dwi dalam final karate kumite putra -60 kg PON Papua di Jayapura, Papua, Rabu (13/10/2021). I Kadek berhasil memastikan medali emas setelah menang 4-1

Karate Kembali Sumbang Medali Perak bagi Sumbar

Pesepak bola Papua Ricky Ricardo Cawor melakukan selebrasi usai membobol gawang tim Kalimantan Timur saat pertandingan Semi Final Sepak Bola Putra PON Papua di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Papua, Selasa (12/10/2021).

Kapten Tim PON Papua Butuh Satu Gol Agar Samai Boaz Solossa

Pelari Sumatra Selatan Sri Mayasari (kedua kiri) beradu cepat dengan pelari lainnya dalam final lari 400 meter putri PON Papua di Stadion Atletik Mimika Sport Center, Kabupaten Mimika, Papua, Selasa (12/10/2021). Sri Mayasari meraih medali emas sekaligus memecahkan rekor nasional dan PON dengan catatan waktu 53,22 detik, sementara pelari DI Yogyakarta Rahma Annisa meraih medali perak serta pelari Bali Dewi Ayu Agung Kurniy meraih medali perunggu

Menpora Terkesan Pecah Rekor PON di Tengah Pandemi

Kondisi pasar Skouw di perbatasan RI-Papua Nugini, distrik Muara Tami, Jayapura, Papua. Pandemi Covid-19 menyebabkan pagar batas negara ditutup sehingga ekonomi pasar lumpuh.

Roda Ekonomi Pasar Perbatasan RI-PNG Lumpuh Meski Sedang PON

logo PON XX Papua

Klaster PON Merauke Masih Rawat Lima Peserta Terpapar Covid

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@rol.republika.co.id (Marketing)

Ikuti

× Image