Thursday, 15 Rabiul Awwal 1443 / 21 October 2021

Thursday, 15 Rabiul Awwal 1443 / 21 October 2021

PGN Penuhi Kebutuhan Gas PLTMG Baloi di Batam

Rabu 13 Oct 2021 22:49 WIB

Rep: Muhammad Nursyamsi/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Seorang petugas berada di ruang mesin Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas dan Uap (PLTMGU) (ilustrasi)

Seorang petugas berada di ruang mesin Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas dan Uap (PLTMGU) (ilustrasi)

Foto: Antara/Ahmad Subaidi
Operasional PLTMG Baloi Batam akan menambah produksi listrik sampai 30 MW

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT PGN Tbk telah memenuhi kebutuhan gas untuk PLTMG Baloi, Batam, melalui infrastruktur pipa baja sepanjang 100 meter ke PLTMG Baloi yang dapat diselesaikan dalam waktu empat minggu.

Direktur Sales dan Operasi PGN Faris Aziz mengatakan PLTMG Baloi yang dibangun pada Maret 2021 merupakan bagian dari PT PLN Batam yang akan menopang sistem kelistrikan di wilayah Batam dan Bintan. 

"Kebutuhan volume gas bumi secara bertahap dan pada kuartal IV 2021 sebesar 1 sampai 5 BBTUD," ujar Faris dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (13/10).

Faris menilai operasional PLTMG Baloi akan menambah produksi listrik sampai 30 MW mulai Desember 2021 dan mengurangi penggunaan pembangkit berbahan bakar minyak. Kata Faris, penyaluran gas perdana dilakukan pada akhir September 2021 dan bersumber dari ConocoPhilips (Grissik) Ltd. (CPNGL) dengan harga gas sesuai Kepmen ESDM 135/2021.

Faris menjelaskan PGN memegang komitmen memberikan kehandalan suplai gas mengingat kebutuhannya dipakai untuk meningkatkan kapasitas pembangkit listrik. 

"Adanya kebijakan harga dari pemerintah sesuai ESDM 135/ 2021 diharapkan dapat teralokasi secara maksimal dan dapat merasakan benefitnya secara nyata, khususnhat untuk menurunkan Biaya Pokok Penyediaan tenaga listrik sehingga dapat fokus meningkatkan kapasitas untuk melayani masyarakat," ucap Faris.

Kata Faris, PGN sebagai subholding gas dan bagian dari Holding PT Pertamina berkomitmen menjadikan sektor listrik sebagai salah satu dari program prioritas PGN. Dari segi volume, ucap Faris, sektor kelistrikan memiliki porsi penyerapan gas bumi yang paling besar.

"Oleh karena itu, PGN terus mengembangkan infrastruktur dan meningkatkan kualitas layanan gas bumi untuk kehandalan energi listrik seluruh wilayah di Indonesia serta untuk menciptakan clean dan green energy," kata Faris.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA