Thursday, 15 Rabiul Awwal 1443 / 21 October 2021

Thursday, 15 Rabiul Awwal 1443 / 21 October 2021

 Belasan Selter di Bandung tak Terawat, Ini Rencana Dishub

Rabu 13 Oct 2021 22:28 WIB

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Seorang warga tengah tidur di kursi selter TMB Kota Bandung, Rabu (13/10). Kondisi belasan selter di Kota Bandung tidak terawat.

Seorang warga tengah tidur di kursi selter TMB Kota Bandung, Rabu (13/10). Kondisi belasan selter di Kota Bandung tidak terawat.

Foto: Republika/M Fauzi Ridwan
Dishub Bandung berencana tertibkan gelandangan dan PKL yang tinggal di selter bus

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyebut belasan selter bus yang ada saat ini tidak terpelihara dan terawat dengan baik. Evaluasi dan penertiban akan dilakukan terkait keberadaan selter-selter tersebut termasuk keberadaan jembatan penyeberangan orang (JPO).

Kasi Prasarana Bidang Sarana dan Prasarana Transportasi Dishub Kota Bandung Yadi Haryadi mengungkapkan 16 selter yang tidak terawat dan tidak terpelihara tersebut disebabkan banyak digunakan oleh gelandangan, pengemis atau pun para pedagang kaki lima (PKL). Oleh karena itu, pihaknya menggandeng Satpol PP akan melakukan penertiban.

"Banyak yang digunakan oleh para pengemis, gelandangan di selter atau disebut gangguan samping. Ada parkir liar atau PKL menyimpan barang. Itu akan ditertibkan digunakan hanya untuk menaikkan dan menurunkan penumpang," ujarnya saat dihubungi, Rabu (13/10).

Ia menuturkan, kondisi tersebut ditengarai menjadi salah satu alasan atau penyebab para penumpang enggan naik bus di selter. Mereka lebih memilik naik atau turun dari bus di luar selter.

"Ada potensi (penumpang) cuma masyarakat enggan," katanya. Ia mengatakan ke 16 selter tersebut terdapat yang berbentuk kapsul atau berbentuk kotak. Belasan selter tersebut masih berfungsi.

Terkait dengan jembatan penyeberangan orang (JPO), Yadi menambahkan, pihaknya belum mengelola 31 JPO di Kota Bandung sebab masih dipegang pihak ketiga. Namun saat ini pengelolaan JPO oleh pihak ketiga akan selesai dan segera diserahkan kepada Pemerintah Kota Bandung.

"Kalau diserahkan ke pemkot lalu ke Dishub akan dikelola dan akan dibersihkan. Ada 31 JPO, 6 yang ditertibkan secara bertahap," katanya.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna menemukan selter berbentuk kapsul yang tidak terpelihara. Total terdapat 16 selter yang akan ditertibkan oleh pemerintah Kota Bandung.

"Ada selter (di Jalan Pasteur) yang mirip kapsul kurang terpelihara kemudian kayak barang rongsokan yah ini saya akan tertibkan," ujarnya. Ia mengaku sudah berkoordinasi dengan asisten pemerintahan daerah terkait selter yang tidak terpelihara dengan baik.

"Alhamdulillah pak Asda 3 sudah merapatkan itu dan nanti akan ada target oleh kita ada 16 selter yang akan ditertibkan," katanya. Pihaknya juga akan menertibkan 5 jembatan penyeberangan orang yang tidak berfungsi dengan baik.

"Termasuk JPO yang sekarang ini jadi seperti barang rongsokan tidak berfungsi itu ada 5 sasaran yang akan kita garap," katanya. Ia menegaskan pihaknya akan menentukan titik JPO dan selter yang akan direvitalisasi dan ditertibkan.

"Kita harus tentukan titik yang tepat, kita tidak ingin JPO hanya kamuflase untuk mengakomodasi kepentingan tertentu," katanya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA