Thursday, 15 Rabiul Awwal 1443 / 21 October 2021

Thursday, 15 Rabiul Awwal 1443 / 21 October 2021

Vaksinator Datangi Warga yang Kesulitan Vaksinasi di Garut

Rabu 13 Oct 2021 22:22 WIB

Red: Qommarria Rostanti

Vaksinasi Covid-19 (ilustras).

Vaksinasi Covid-19 (ilustras).

Foto: Pixabay.
Vaksinasi dilakukan di dusun-dusun yang lebih dekat dengan permukimam warga.

REPUBLIKA.CO.ID, GARUT -- Sejumlah vaksinator mulai menyisir warga yang selama ini kesulitan mendapatkan akses untuk divaksinasi karena jarak rumah yang jauh di pelosok terpencil Kecamatan Peundeuy, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Antusiasme masyarakat untuk mengikuti program vaksinasi dengan mendatangi puskesmas maupun tempat diselenggarakannya vaksinasi di Kecamatan Peundeuy cukup baik.

Namun saat ini sebagian masyarakat di Kecamatan Peundeuy, terutama di perkampungan mengalami kendala terkait jarak tempuh yang jauh untuk menuju tempat diselenggarakannya vaksinasi. "Hanya sedikit kendala di sini karena jaraknya, jarak tempuhnya masyarakat ke lokasi atau ke desa maupun ke puskesmas ini sangat jauh," kata Sekretaris Kecamatan Peundeuy, Garut, Rustandi, di Garut, (13/10).

Dia mengatakan, sebagai upaya mengatasi jarak tempuh yang dikeluhkan masyarakat itu, maka jajarannya melaksanakan vaksinasi di dusun-dusun yang lebih dekat dengan pemukiman warga di pelosok. "Sekarang ini mau menyusun teknis untuk melaksanakan di dusun-dusun, insya Allah minggu depan kami akan melaksanakan vaksinasi ini akan di wilayah kedusunan," kata dia.

Kepala Puskesmas Peundeuy, Aat Sapaat, menambahkan sasaran vaksin di Kecamatan Peundeuy sekitar 18 ribu orang, dari beberapa kali kegiatan vaksinasi baru mencapai 5.323 orang mendapatkan vaksin atau sekitar 20 persen. "Dari 18 ribu itu kami sudah berjalan tujuh sampai sembilan bulan vaksinasi oleh tim kami UPT Puskesmas Peundeuy, itu baru mencapai 5.323 orang yang sudah tervaksinasi," kata dia.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA