Friday, 16 Rabiul Awwal 1443 / 22 October 2021

Friday, 16 Rabiul Awwal 1443 / 22 October 2021

Pengamat: Pencalonan Prabowo di Pilpres 2024, Memungkinkan

Kamis 14 Oct 2021 00:15 WIB

Rep: Rizky Suryarandika/ Red: Agus Yulianto

Presiden Jokowi didampingi Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Presiden Jokowi didampingi Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Foto: Dokpri. Menhan Prabowo Subianto
Elektabilitas Prabowo dari berbagai hasil survei cukup menjanjikan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengamat Politik dari Populi Center Usep S Ahyar menakar Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto masih berpeluang kembali bertarung di Pilpres 2024. Menurutnya, Prabowo merupakan kandidat Capres paling konkret saat ini.

Usep memandang, Prabowo sebagai Capres 2024 paling potensial karena punya elektabilitas tinggi, sebagai Ketum Parpol dan berpengalaman di medan tempur politik nasional. "Masih dinamis. Tapi, Prabowo mungkin saya kira salah satu calon yang agak mudah dibaca (maju). Ada pengalaman maju sebelumnya jadi sangat memungkinkan," kata Usep kepada Republika, Rabu (13/10).

Usep mengamati, elektabilitas Prabowo dari berbagai hasil survei cukup menjanjikan karena bertengger di urutan pertama. Adapun keinginan kader Gerindra agar Prabowo nyapres sangat wajar. Para kader ingin suara partai ikut terdongkrak dengan majunya Prabowo atau disebut Efek Ekor Jas (coal-tail effect).

"Elektabilitas Prabowo lumayan. Partai yang punya capres ingin coal-tail effect. Setiap partai ingin ajukan kadernya di Pilpres nanti. Ini terjadi di 2019, Jokowi beri peningkatan suara di PDIP, Ma'ruf Amin dongkrak PKB," ujar Usep.

Usep menilai, hasrat kader Gerindra yang kembali mendorong Prabowo maju di Pilpres juga patut dimaklumi. Sebab, tak ada kader Gerindra lain yang elektabilitasnya lebih tinggi dari Prabowo.

"Di Gerindra siapa lagi kalau bukan Prabowo, beliau dalam tanda kutip sebagai pemilik partai," ucap Usep.

Selain itu, Usep menyinggung individu yang diduga berpeluang jadi Capres namun belum punya kendaraan politik seperti Anies Baswedan dan Ridwan Kamil. Adapun Ganjar Pranowo masih terlibat duel di internal PDIP sebelum mendapat tiket nyapres.

"Yang aneh itu kalau tidak punya parpol tapi mau jadi Presiden padahal syaratnya dicalonkan Parpol," ucap Usep.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani mengungkapkan, bahwa Prabowo berpeluang besar kembali maju sebagai calon presiden di 2024. Hal tersebut disampaikannya ketika menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD Gerindra Sulawesi Selatan. 

"Saya katakan, 2024 Pak Prabowo Insya Allah akan maju dalam laga pilpres. Majunya beliau karena begitu masifnya permintaan kita semua," ujar Muzani lewat keterangannya, Ahad (10/10).

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA