Monday, 19 Rabiul Awwal 1443 / 25 October 2021

Monday, 19 Rabiul Awwal 1443 / 25 October 2021

Komikus Ini Kurang Sreg dengan Superman Versi Henry Cavill

Rabu 13 Oct 2021 16:03 WIB

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Qommarria Rostanti

Superman versi Henry Cavill.

Superman versi Henry Cavill.

Foto: Warner Bros/DC
Menurut Phillip Johnson, penulis punya versi sendiri tentang karakter yang ditulis.

REPUBLIKA.CO.ID, LOS ANGELES -- Penulis seri buku atau majalah Amerika Action Comics, Phillip Kennedy Johnson, mengungkapkan menjelaskan alasannya bukan penggemar penggambaran Henry Cavill tentang karakter Superman. Dia juga berbagi alasannya lebih suka aktor Christopher Reeve mengambil alih Man of Steel.

Action Comics adalah seri buku komik atau majalah Amerika yang memperkenalkan Superman, salah satu karakter superhero besar pertama. "Saya memiliki visi yang jelas tentang siapa Superman itu," kata Johnson dalam diskusi di New York Comic Con 2021 dilansir di CBR, Rabu (13/10).

Dia menjelaskan seorang penulis memiliki versi masing-masing tentang karakter yang mereka tulis. Terkadang, dia membandingkan apa yang dilakukan Superman dalam film dengan Superman versi kepalanya. “Ketika dia melakukan sesuatu yang tidak akan dia lakukan (seperti gambaran saya), saya hanya semacam, 'Tidak, ini tidak akan terjadi’,” ujarnya.

Johnson mengatakan lebih lanjut ihwal apa visinya tentang karakter superhero. Menurut dia, Superman memiliki suara yang mirip dengan Christopher Reeve. 

Versi Superman-nya, misalnya saja, tidak memiliki ego dan kesombongan, khususnya saat tersenyum. Superman akan menghadirkan wajah seorang “sahabat” yang selalu siap membantu.

Reeve melakukan debut sebagai Clark Kent atau Superman pada 1978, menyusul pencarian dua tahun untuk Hollywood Man of Steel. Dia mengulang perannya dalam Superman II (1980), Superman III (1983), dan Superman IV: the Quest for Peace. Berbeda dengan Superman karya Reeve, Johnson berpendapat bahwa Superman versi Cavill terlalu berkonflik dan tidak yakin dengan dirinya sendiri untuk menjadi pahlawan yang solid.

"Saya tidak bermaksud seperti fisik atau aktingnya, tetapi hanya pendekatan film Man of Steel, di mana dia seperti mencari jati dirinya sendiri. Anda mungkin melihatnya membuat kesalahan atau dia mendapat kesempatan membantu dan mungkin tidak langsung melakukannya. Bukan itu yang saya suka sama sekali," kata Johnson.

Dia ingin melihat Superman menunjukkan kepada penonton tentang takdirnya dan menunjukkan bagaimana dia seharusnya. Henry Cavill pertama kali muncul sebagai Clark Kent atau Superman di film Man of Steel 2013. Dia mengulangi peran dalam Batman v Superman: Dawn of Justice (2016), Justice League (2017), dan Zack Snyder's Justice League (2021) yang sedang streaming di HBO Max sekarang.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA