Sunday, 18 Rabiul Awwal 1443 / 24 October 2021

Sunday, 18 Rabiul Awwal 1443 / 24 October 2021

Barcelona Buru Sterling, Begini Peluangnya

Rabu 13 Oct 2021 13:50 WIB

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Muhammad Akbar

Raheem Sterling dari Inggris beraksi selama pertandingan sepak bola babak 16 besar UEFA EURO 2020 antara Inggris dan Jerman di London, Inggris, 29 Juni 2021.

Raheem Sterling dari Inggris beraksi selama pertandingan sepak bola babak 16 besar UEFA EURO 2020 antara Inggris dan Jerman di London, Inggris, 29 Juni 2021.

Foto: EPA-EFE/Justin Tallis
Transfer jika Sterling tersedia dengan status pinjaman, bukan pembelian langsung

REPUBLIKA.CO.ID, KATALAN -- Barcelona telah dikaitkan dengan pemain sayap Manchester City, Raheem Sterling meskipun masih ada beberapa bulan hingga jendela transfer musim dingin dibuka untuk bisnis.

Pemain berusia 26 tahun itu dalam performa luar biasa untuk Inggris di kejuaraan Euro 2020, tetapi benar-benar tidak disukai di bawah Pep Guardiola. Dia sepertinya akan selalu menjadi orang gagal di Manchester City selama ada Jack Grealish.

Menurut Barca Blaugranes, jika ada satu hal yang dimiliki mantan pemain Aston Villa di atas kontemporernya, itu adalah produk akhir. Ketika Grealish menguasai bola, ada antisipasi bahwa sesuatu akan terjadi dan benar saja itu selalu terjadi.

Sementara itu, terlepas semua gol yang dicetak Sterling untuk Inggris di musim panas, ada beberapa kesempatan di mana ia gagal menguasai bola, meskipun memiliki rekan satu tim dalam jarak dekat. Ia selalu berusaha melewati lawannya padahal rekan-rekannya sudah meminta bola.

Dia juga berhenti melacak area lain di mana Grealish unggul, jadi tidak heran Pep memilih untuk mencadangkan Sterling. Namun, kepindahan Sterling ke Barcelona dinilai tidak masuk akal secara finansial atau sepak bola karena Barca juga punya Ousmane Dembele.

Keduanya lebih suka melaju ke area berbahaya dengan bola di kaki mereka, memiliki kecenderungan untuk menahan bola terlalu lama, tidak suka melakukan pekerjaan kotor jika kehilangan bola dan sering menemukan usaha yang terbaik tidak menghasilkan apa-apa.

Klub tidak lagi dalam posisi untuk keluar dan membeli pemain karena mereka bisa, jadi pembelian apa pun perlu dipikirkan dan dipertimbangkan dengan baik.

Bahkan jika Sterling tersedia dengan status pinjaman, bukan pembelian langsung, dia tidak menawarkan apa pun yang berbeda dengan apa yang sudah dimiliki Ronald Koeman di skuadnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA