Tuesday, 20 Rabiul Awwal 1443 / 26 October 2021

Tuesday, 20 Rabiul Awwal 1443 / 26 October 2021

Cetak Gol Penyelamat, Ini Reaksi John Stones

Rabu 13 Oct 2021 12:03 WIB

Rep: Frederikus Bata/ Red: Muhammad Akbar

John Stones dari Inggris bereaksi selama pertandingan perempat final UEFA EURO 2020 antara Ukraina dan Inggris di Roma, Italia, 03 Juli 2021.

John Stones dari Inggris bereaksi selama pertandingan perempat final UEFA EURO 2020 antara Ukraina dan Inggris di Roma, Italia, 03 Juli 2021.

Foto: EPA-EFE/Mike Hewitt
Ini gol yang penting bagi kami, dan saya sangat bangga akan hal itu

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Inggris gagal meraih kemenangan atas Hungaria dalam lanjutan Kualifikas Piala Dunia 2022, Grup I zona Eropa. Duel di Stadion Wembley, London, Rabu (13/10) dini hari WIB, berkesudahan imbang 1-1.

Tuan rumah sempat tertinggal lebih dahulu. Pada menit ke-24, penalti Roland Sallai menggetarkan jala Jordan Pickford. Barulah 13 menit kemudian, the Three Lions menyamakan kedudukan.

John Stones mencatatkan nama di papan skor. Ia menyambut umpan tendangan bebas Phil Foden. Usai pertandingan bek Manchester City ini bereaksi.

Ia mengakui timnya tidak menampilkan performa terbaik. Jelas situasi demikian memberi mereka pelajaran. Ada sesuatu yang harus ditingkatkan.

Namun secara personal, ia bersyukur. Sudah cukup lama, ia tidak mencetak gol untuk negaranya. Aksinya menyelamatkan skuat polesan Gareth Southgate dari kekalahan.

"Ini gol yang penting bagi kami, dan saya sangat bangga akan hal itu," kata Stones, dikutip dari uefa.com.

Sebagai seorang bek, ia tidak hanya fokus bertahan. Eks Everton ini belajar memanfaatkan bola mati di tempat latihan. Ketekunannya terbayar lunas.

Baca juga : Presiden FIFA Usulkan Israel Tuan Rumah Piala Dunia 2030

Sayang, saat memasuki babak kedua, tak ada tambahan gol tercipta. Tuan rumah terlihat mendominasi. Namun keadaan tersebut tak cukup membantu.

Penggawa Inggris lainnya, Luke Shaw mengakui timnya merasakan sedikit kekecewaan. Ia dan rekan-rekannya terkadang ceroboh saat menguasai bola. Mereka tidak melakukan tekanan seperti biasanya.

"Kami memberi mereka terlalu banyak kendali, dan kepercayaan diri," ujar Shaw.

Hasil ini membuat the Three Lions masih di singgasana klasemen sementara. Dengan mengantongi 20 poin, pasukan Southgate unggul tiga angka atas Polandia di posisi kedua. Semua tim di Grup I sudah menyelesaikan delapan pertandingan. Masih ada dua laga tersisa.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA