Tuesday, 23 Syawwal 1443 / 24 May 2022

PT Pos Bberdayakan UMKM Lokal untuk Isi Gerai Pos Bloc

Selasa 12 Oct 2021 21:55 WIB

Red: Qommarria Rostanti

PT Pos Indonesia berkomitmen memberdayakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal untuk mengisi puluhan gerai di ruang kreatif Pos Bloc (ilustrasi).

PT Pos Indonesia berkomitmen memberdayakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal untuk mengisi puluhan gerai di ruang kreatif Pos Bloc (ilustrasi).

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Pos Bloc adalah ruang kreatif publik yang direnovasi dari Gedung Filateli Jakarta.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Pos Indonesia berkomitmen memberdayakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal untuk mengisi puluhan gerai di ruang kreatif Pos Bloc yang kini menjadi tempat nongkrong baru di Pasar Baru, Jakarta Pusat. Pos Bloc adalah ruang kreatif publik yang direnovasi dari Gedung Filateli Jakarta milik PT Pos Indonesia yang sudah tidak digunakan lagi.

Proyek tersebut merupakan hasil kolaborasi antara PT Pos Properti Indonesia dan PT Pos Indonesia dengan pihak swasta, yakni PT Ruang Kreatif Pos. "Secara fungsi, kami memberdayakan UMKM lokal. Sebelumnya, kami juga melakukan kurasi melalui business proposal yang dikirimkan oleh UMKM," kata Project Manager Pos Bloc Jakarta, Lila Adinugroho, di Jakarta, Selasa (12/10).

Lila menjelaskan, pelibatan UMKM lokal ini dilakukan setelah tahap kurasi berdasarkan proposal bisnis yang diajukan pelaku usaha. Selain itu, hanya UMKM yang kepemilikannya dari Warga Negara Indonesia (WNI) yang dapat mengisi gerai di Pos Bloc.

Untuk mendukung pemberdayaan UMKM, pengelola Pos Bloc juga tidak menerapkan mekanisme bayar sewa, tapi melalui sistem bagi hasil (revenue sharing). Adapun pengembangan Pos Bloc dilakukan secara bertahap. 

Pada tahap pertama, sudah selesai direnovasi seluas 2.400 meter persegi dari luas total gedung 7.000 meter persegi. Pada tahap pertama, Pos Bloc menyediakan 25 ruang untuk diisi gerai UMKM. Saat ini, sudah ada 24 UMKM yang menempati gerai tersebut, mulai dari kedai kopi, makanan, kudapan, barang antik, kedai foto hingga pangkas rambut.

Pengembangan Pos Bloc akan dilanjutkan pada tahap kedua, direncanakan pada awal 2022 dengan luas tambahan sekitar 4.800 meter persegi. "Nantinya akan lebih banyak UMKM yang dilibatkan pada tahap kedua. Hanya saja berapa total UMKM tahap kedua baru bisa dilihat setelah kami serah terima dengan PT Pos Indonesia," kata Lila.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA