Tuesday, 25 Rabiul Akhir 1443 / 30 November 2021

Tuesday, 25 Rabiul Akhir 1443 / 30 November 2021

Maskapai Bonza dari Australia Mulai Penerbangan Tahun Depan

Selasa 12 Oct 2021 11:45 WIB

Rep: Puti Almas/ Red: Dwi Murdaningsih

 (Foto: ilustrasi pramugari menawarkan minuman di pesawat)

(Foto: ilustrasi pramugari menawarkan minuman di pesawat)

Foto: Wikimedia
Bonza masih menunggu persetujuan peraturan dari pihak berwenang Australia.

REPUBLIKA.CO.ID, SYDNEY — Bonza, maskapai penerbangan terbaru Australia akan mulai beroperasi pada kuartal kedua tahun depan. Penerbangan domestik akan menjadi yang yang pertama dari Bonza dengan menggunakan dua hingga tiga pesawat Boeing Co 737 MAX.

Saat ini, perusahaan masih menunggu persetujuan peraturan dari pihak berwenang Australia. Bonza akan berbasis di utara New South Wales atau Queensland selatan. Maskapai akan berfokus pada rute rekreasi di seluruh Australia yang selama ini tidak dilayani  atau tidak terlayani oleh maskapai lainnya. 

Baca Juga

“Ini tentang menciptakan pasar baru, bukan menyaingi lalu lintas dari operator lain,” ujar Tim Jordan, pendiri dan CEO Bonza.

Bonza memiliki arti luar biasa dalam bahasa tidak baku di zaman Australia kuno. Maskapai penerbangan ini nantinya bersaing dengan Qantas Airways Ltd (QAN.AX), Virgin Australia, dan Regional Express Holdings Ltd (REX.AX) (Rex), yang dikenal sebagai maskapai dalam negeri terjangkau.

Bonza akan memilih rute awal berdasarkan bandara mana yang menawarkan insentif keuangan yang lebih baik. Maskapai penerbangan ini berharap untuk mengajukan izin operasi dengan regulator penerbangan Australia dan berharap untuk menjual tiket pada kuartal pertama 2022.

Maskapai ini didukung oleh perusahaan investasi swasta AS 777 Partners, yang memiliki portofolio investasi yang mencakup maskapai penerbangan murah Kanada Flair Airlines. Pada Maret, Bonza memesan 24737 MAX pesawat dengan hak pembelian untuk 60 unit lagi.

"Kami melihat potensi besar di pasar Australia untuk memberikan manfaat dan pilihan yang dibawa oleh maskapai penerbangan bertarif rendah independen," jelas Managing Partner 777 Partners Josh Wander dalam sebuah pernyataan.

 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA