Sunday, 11 Rabiul Awwal 1443 / 17 October 2021

Sunday, 11 Rabiul Awwal 1443 / 17 October 2021

Desa Wisata Tetebatu Siap Sambut Tim Penilai UNWTO

Senin 11 Oct 2021 22:30 WIB

Red: Reiny Dwinanda

Foto udara suasana persawahan Desa Wisata Tetebatu di Kecamatan Sikur, Lombok Timur, NTB, Rabu (8/9/2021). Desa Tetebatu yang memiliki keunggulan wisata alam air terjun, bumi perkemahan, wisata ramah lingkungan, budaya dan rute lintasan sepeda gunung tersebut terpilih menjadi nominasi mewakili Indonesia dalam ajang lomba Desa Wisata Terbaik (Best Tourism Village) yang diselenggarakan Organisasi Pariwisata Dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNWTO).

Foto udara suasana persawahan Desa Wisata Tetebatu di Kecamatan Sikur, Lombok Timur, NTB, Rabu (8/9/2021). Desa Tetebatu yang memiliki keunggulan wisata alam air terjun, bumi perkemahan, wisata ramah lingkungan, budaya dan rute lintasan sepeda gunung tersebut terpilih menjadi nominasi mewakili Indonesia dalam ajang lomba Desa Wisata Terbaik (Best Tourism Village) yang diselenggarakan Organisasi Pariwisata Dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNWTO).

Foto: ANTARA/AHMAD SUBAIDI
Tetebatu mewakili Indonesia dalam ajang lomba Desa Wisata Terbaik UNWTO.

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- Tim dari Organisasi Pariwisata Dunia (UNWTO) akan meninjau dan menilai Desa Wisata Tetebatu pada Oktober 2021. Tim akan menimbang kelayakan desa di di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat itu mewakili Indonesia dalam ajang lomba Desa Wisata Terbaik (Best Tourism Village).

"Pemerintah daerah melalui Dinas Pariwisata NTB, berusaha meyakinkan semua pihak kami siap menghadapi kompetisi ini," kata Kepala Dinas Pariwisata NTB, Yusron Hadi di Mataram, Senin.

Baca Juga

Menurut Yusron, kompetitor Desa Tetebatu pasti banyak dan persaingan akan cukup berat. Akan tetapi, ia meyakinkan bahwa Tetebatu lebih siap menghadapi lomba, tidak saja secara fisik dan administrasi. Peningkatan sumber daya manusia juga menjadi bagian penting dari potensi desa wisata Tetebatu.

Kawasan Desa Wisata Tetebatu telah berbenah untuk menghadapi kompetisi UNWTO. Pengelola desa wisata dan warga menjaga desanya agar asri tanpa meninggalkan suasana desa yang kental. 

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA