Thursday, 15 Rabiul Awwal 1443 / 21 October 2021

Thursday, 15 Rabiul Awwal 1443 / 21 October 2021

Tiga dari 11 Kecamatan di Kendari Mulai Nol Kasus Covid-19

Senin 11 Oct 2021 14:04 WIB

Red: Andi Nur Aminah

Seorang guru melakukan pengecekan suhu tubuh siswa sebelum masuk ke dalam kelas di SD Negeri 10 Kendari, Kendari, Sulawesi Tenggara (ilustrasi)

Seorang guru melakukan pengecekan suhu tubuh siswa sebelum masuk ke dalam kelas di SD Negeri 10 Kendari, Kendari, Sulawesi Tenggara (ilustrasi)

Foto: ANTARA/JOJON
Secara keseluruhan saat ini semua kecamatan dan kelurahan sudah pada zona hijau.

REPUBLIKA.CO.ID, KENDARI -- Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Kendari, Sulawesi Tenggara menyebut sebanyak tiga dari 11 kecamatan di daerah itu saat ini sudah nol kasus penyebaran Covid-19. "Tiga kecamatan saat ini nol kasus Covid-19 yaitu Kecamatan Abeli, Puuwatu dan Mandonga," kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kendari Algazali di Kendari, Senin (11/10).

Dia menyebut, delapan kecamatan lainnya yakni Wua-wua masih memiliki dua kasus, Kambu dua kasus, Baruga empat kasus, Poasia tiga kasus, Kadia tiga kasus, Kendari tiga kasus, Kendaei Barat tiga kasus, dan Nambo masih terdapat dua kasus Covid-19. "Kami harapkan semua kecamatan bisa nol kasus Covid-19 seperti tiga kecamatan lainnya, yang saat ini zero Covid-19," ujar dia. 

Baca Juga

Algazali menjelaskan secara keseluruhan saat ini semua kecamatan dan 65 kelurahan di kota itu berada pada zona hijau penyebaran Covid-19. "Kita harus bersama-sama mempertahankan kondisi ini dengan disiplin protokol kesehatan utamanya 5M saat melakukan melakukan aktivitas sehari-hari," ujar dia.

Menurut dia, protokol kesehatan 5M yakni memakai masker, menjaga jarak, rajin mencuci tangan, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas termasuk mengikuti program vaksinasi merupakan upaya yang harus dilakukan agar bisa terbebas dari pandemi global Covid-19. "Demi ikhtiar kita melawan Covid-19 mari sukseskan vaksinasi, karena vaksinasi merupakan salah satu cara untuk membentuk antibodi dari Covid-19 itu sendiri. Namun, meski sudah divaksin tetap disiplin protokol kesehatan," imbuh Algazali.

Secara keseluruhan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di daerah itu sebanyak 7.712 kasus. Dari jumlah itu 7.599 atau 98,53 persen dinyatakan sembuh dan 95 kasus meninggal. Sedangkan kasus aktif tersisa 22 orang yang saat ini menjalani perawatan dan isolasi dalam masa penyembuhan.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA