Puspa Arumsari Perpanjang Raihan Prestasi di PON XX

Red: Israr Itah

Pesilat putri DKI Jakarta Puspa Arumsari.
Pesilat putri DKI Jakarta Puspa Arumsari.
Foto: ANTARA/Mohammad Ayudha
Puspa Arumsari berjaya di nomor seni tunggal putri PON XX Papua.

REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA -- Pesilat DKI Jakarta Puspa Arumsari berhasil memperpanjang catatan prestasi gemilang setelah berhasil menjadi yang terbaik di babak final nomor seni tunggal putri pencak silat PON XX Papua dengan raihan medali emas. Puspa tampil apik pada partai puncak yang berlangsung di Gedung Olahraga (GOR) Toware Kabupaten Jayapura, Senin (11/10). Ia menyabet nilai tertinggi yakni 456 dengan catatan waktu tiga menit.

Capaian Puspa Arumsari di PON edisi Ke-20 kali ini semakin menambah deretan torehan prestasinya. Perempuan kelahiran 10 Maret 1993 tersebut sebelumnya di PON Riau hanya mampu meraih medali perak.Namun, di PON XIX Jawa Barat tahun 2016 berhasil memperoleh medali emas. Puspa juga berhasil meraih medali emas di Asian Games 2018 dan SEA Games 2019 di Manila, Filipina.

Baca Juga

Puspa tampil pada urutan keempat di gelanggang dua setelah penampilan dari Ni Kadek Astini, pesilat Bali. Mengenakan seragam hitam, Puspa tampak begitu yakin dan percaya diri di atas gelanggang.

Puspa unggul atas Risya Gunawan pesilat Jawa Barat yang berada di urutan kedua setelah mengantongi 453 poin dengan catatan waktu dua menit 59 detik. Risya Gunawan harus puas dengan raihan medali perak setelah kalah tiga poin dari Arumsari yang merupakan juara dunia di nomor tunggal putri pada 2016 yang diselenggarakan di Denpasar, Bali.

Pada urutan ketiga, pesilat Bali Ni Kadek Astini berhasil membawa pulang medali perunggu setelah mengumpulkan 449 poin dengan catatan waktu tiga menit. Sementara itu, pesilat putri Jawa Tengah Zidni Rahma Amaly hanya mampu mengantongi 448 poin dengan catatan waktu tiga menit satu detik. Kemudian Vina Istyanah peraih perunggu pada pra PON yang diadakan di Jakarta mengumpulkan 445 poin.

Terakhir, pesilat Nusa Tenggara Timur (NTT) Godelifa Lali Inna hanya mampu mengantongi 448 poin dengan catatan waktu tiga menit satu detik.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Komentar

Terkait


Ketua DPD RI saat menerima audiensi atlet-atlet Binaraga Jawa Timur yang berlaga di PON XX Papua di Gedung KONI Jawa Timur, Ahad (10/10).

Lima Cabor Juara Umum, LaNyalla Puji Kontingen Jawa Timur

Indri Sukmaningsih (kanan).

Lima Kali Ikuti PON, Indri Kembali tanpa Medali Emas

Pesepak bola putri Babel Susilawati (kiri) berebut bola dengan pesepak bola putri DKI Jakarta Shalika Aurelia (kanan) saat bertanding pada perebutan tempat ketiga Sepak Bola Putri PON Papua di Stadion Katalpal, Kabupaten Merauke, Papua, Senin (11/10/2021). Tim sepak bola putri Bangka Belitung (Babel) berhasil meraih medali perunggu setelah menang atas tim sepak bola putri DKI Jakarta dengan skor 3-0.

Shalika Terima Kekalahan DKI dari Babel di Sepak Bola Putri

Peraih medali emas pencak silat nomor seni tunggal putra, Asep Yuldan Sani dari Jawa Barat.

Atlet Jabar Asep Yuldan Amankan Emas Pencak Silat PON

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan.

Anies Berangkat ke Jayapura Tinjau Atlet DKI di PON Papua

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@rol.republika.co.id (Marketing)

Ikuti

× Image