Ke Semifinal Sepak Bola Putra, Papua tak Jemawa

Rep: Muhammad Ikhwanuddin/ Red: Endro Yuwanto

Pelatih tim Papua Eduard Ivakdalam memberikan instruksi kepada pemainnya saat pertandingan babak enam besar sepak bola putra PON Papua melawan Sumatra Utara di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Papua, Ahad (10/10/2021). Tim Papua menang dengan skor 2-0.
Pelatih tim Papua Eduard Ivakdalam memberikan instruksi kepada pemainnya saat pertandingan babak enam besar sepak bola putra PON Papua melawan Sumatra Utara di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Papua, Ahad (10/10/2021). Tim Papua menang dengan skor 2-0.
Foto: ANTARA/Nova Wahyudi
Pelatih Sumut memprediksi Papua meraih emas di cabang olahraga sepak bola putra.

REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA -- Tim sepak bola putra Provinsi Papua berhasil menembus partai semifinal setelah mengalahkan Sumatra Utara (Sumut) dengan skor 2-0 di laga pamungkas Grup D babak enam besar PON XX Papua, di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Ahad (10/10). Bek tengah Papua, Marthin Alesandro Dusay membuka keran gol tuan rumah sebelum ditutup oleh gol M Arody Uopdana.

Poin penuh membawa pasukan Bumi Cenderawasih ke puncak klasemen akhir Grup D. Sebaliknya, hasil minor menghentikan langkah Sumut di PON karena berstatus juru kunci. Provinsi Aceh yang berada di peringkat kedua, berhasil lolos ke semifinal. Di fase gugur, Papua akan berjumpa dengan Kalimantan Timur.

Cabang olahraga sepak bola putra menjadi salah satu tumpuan tuan rumah dalam mendulang medali emas. Target itu diterapkan mengingat futsal putra Papua juga berhasil meraih emas.

Sejauh ini, Papua berada di peringkat keempat klasemen sementara perolehan medali dengan total 153 keping, terdiri dari 61 emas, 32 perak, dan 60 perunggu. Provinsi Jawa Barat masih kokoh di posisi wahid dengan 82 medali emas.

Meski sudah memastikan diri ke babak empat besar, pelatih sepak bola putra Papua, Eduard Ivakdalam, tidak ingin anak asuhnya jemawa. Ia akan memberikan evaluasi pada anak asuhnya mengingat Papua baru bisa mencetak gol di menit ke-65 dan ke-89.

Menurut Eduard, telatnya gol yang dibukukan Papua tak lepas dari mental pekerja keras yang dimiliki pemain Sumut.

"Sumatra Utara bermain keras sekali. Ini harus menjadi catatan kami di pertandingan selanjutnya. Jangan sampai lengah dengan mental lawan," kata Eduard saat ditemui di Stadion Mandala, Jayapura, Ahad (10/10).

Eduard sempat melakukan dua pergantian susunan pemain setelah melawan Aceh. Hal itu dilakukan karena Ricky Cawor dan Jefron Sitawa masih belum bugar untuk turun sejak menit pertama laga.

Sebagai gantinya, Eduard mempercayakan Salvador Ayomi dan Rafiko Nawipa sebagai juru gedor di lini depan mendampingi M Arody Uopdana. Tak hanya itu, ia juga menurunkan kiper cadangan Jhon Pigai untuk mengganti Adzib Al Hakim.

Sementara pelatih sepak bola Sumut, Colly Misrun, memuji perjuangan Papua setelah berhasil mengalahkan timnya. Menurutnya, tuan rumah memiliki taktik yang lebih efektif saat diaplikasikan di lapangan hijau.

Colly bahkan memprediksi tim Papua akan meraih medali emas di cabang olahraga sepak bola putra PON. Menurutnya, Papua hanya perlu mempertahankan taktik yang diaplikasikan selama melawan Sumut.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini

Komentar

Terkait


Kolam tanding venue Aquatik, di Kabupaten Jayapura, Papua. Kementerian PUPR menjamin ketersediaan air bersih dalam penyelenggaraan venue baik untuk air minum maupun venue.

PUPR Pastikan Fasilitas Air Bersih di PON Papua

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali. Amali mengatakan, perhelatan PON Papua angkat ekonomi Papua.

Ke Pasar Mama-Mama Papua, Menpora: PON Beri Dampak Ekonomi

Pegulat putri Jatim Shinta Eka (tengah) berfoto bersama pegulat putri Kaltim Anissa Safitria (kiri) dan pegulat putri Sumbar Elvi Siska (kanan) usai penyerahan medali pertandingan Gulat Gaya Bebas kelas 50 Kg Putri PON Papua di GOR Futsal Dispora, Kabupaten Merauke, Papua, Jumat (8/10/2021). Shinta Eka meraih medali emas dan Anissa Safitria meraih medali perak sedangkan Elvi Siska meraih medali perunggu.

Hormati Kearifan Lokal, Gulat Hanya Gelar Satu Laga

Replika perahu mini dari Kampung Yoboi, Sentani, sebagai cenderamata khas Papua (ilustrasi). PON Papua meningkatkan jumlah kunjungan di Pasar Hamadi, Jayapura.

PON Papua Tingkatkan Kunjungan di Pasar Hamadi

Pesilat putra Bali I Wayan S (kiri) berusaha menjatuhkan pesilat putra Sumatera Barat Anton Yuspermana (kanan) saat bertanding pada penyisihan Pencak Silat kelas H Putra PON Papua di Gor Toware, Kabupaten Jayapura, Papua, Sabtu (9/10/2021)

Penyisihan Pencak Silat Putra

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@rol.republika.co.id (Marketing)

Ikuti

× Image