Kapolda Sebut Kasus Kiwirok tak Ganggu PON XX Papua

Red: Didi Purwadi

Kapolda Papua Irjen Mathius Fakhiri.
Kapolda Papua Irjen Mathius Fakhiri.
Foto: Antara
Kapolda menyebut situasi kamtibmas di wilayah Papua aman dan kondusif.

REPUBLIKA.CO.ID, TIMIKA -- Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D Fakhiri, menyebut situasi kamtibmas di wilayah itu aman dan kondusif selama penyelenggaraan PON XX Papua. Terutama di empat klaster penyelenggaraan PON Papua yakni Kota dan Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Merauke.

"Secara keseluruhan sangat aman dan kondusif," kata Irjen Fakhiri di Timika, Sabtu, seperti dikutip dari Antara.

Kapolda menegaskan jika masih terjadi persoalan di beberapa daerah di wilayah pedalaman Papua sebagaimana terjadi di Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang dan Kabupaten Yahukimo dan daerah lainnya, maka hal itu tidak sampai mengganggu penyelenggaraan PON XX. "Kalau ada persoalan, itu biasa. dan jauh dari tempat-tempat klaster PON," ujarnya.

Kapolda mengatakan saat ini warga Papua larut dalam euforia PON. Terbukti waktu masyarakat yang bermukim di empat klaster sangat antusias mendatangi berbagai arena untuk menyaksikan langsung pertandingan berbagai cabang olahraga selama PON berlangsung.

"Saya sangat yakin dan percaya bahwa orang yang tinggal di Tanah Papua, apalagi orang asli Papua, dia mencintai olahraga. Maka tidak heran, selama PON berlangsung warga bisa menikmati semua pertandingan di semua klaster PON di Tanah Papua," ujarnya.

PON XX yang dibuka Presiden Joko Widodo pada 2 Oktober 2021 bertempat di Stadion Utama Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, merupakan PON pertama di wilayah Papua, termasuk di kawasan timur Indonesia. Penyelenggaraan pesta olahraga empat tahunan itu akan ditutup pada 15 Oktober 2021.

Sejauh ini tiga provinsi, yakni Jawa Barat, Jawa Timur, dan DKI Jakarta terus bersaing secara ketat sebagai pengumpul medali emas terbanyak. Di luar tiga provinsi itu, tuan rumah Papua pada penyelenggaraan PON XX ini tampil luar biasa dengan mendulang banyak medali emas di semua cabor yang dipertandingkan.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Komentar

Terkait


Pasangan atlet loncat indah putri Papua, Maulidia K Putri/Fani Febriyanti, melakukan loncatan saat bertanding pada final nomor sinkronisasi menara putri PON Papua di Stadion Akuatik, Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura, Papua, Senin (11/10). Republika/Thoudy Badai

Loncat Indah Putri PON Papua Hasilkan Juara Bersama

logo PON XX Papua

Gol Indah Liza Armanita Pastikan Papua Emas Sepak Bola Putri

Sejumlah anggota Komponen Cadangan (Komcad) berjalan membawa tasnya saat tiba di Pelabuhan Dwikora Pontianak, Kalimantan Barat, Senin (11/10/2021). Sebanyak 112 anggota Komcad dari wilayah Kalbar kembali ke Pontianak dengan menggunakan KM Awu, setelah menjalani latihan pembulatan selama 15 hari di Pusdiklatpassus Kopassus Batujajar di Bandung, Jawa Barat.

Kepulangan Anggota Komponen Cadangan Wilayah Kalbar

Pebiliar Jawa Timur Rudy Susanto (kanan) berdiskusi dengan rekannya Erwin Kurniawan (kedua kanan) sebelum menyodok bola dalam pertandingan final biliar nomor bola 9 ganda putra PON Papua di GOR Biliar SP 5, Kabupaten Mimika, Papua, Senin (11/10/2021). Rudy bersama rekannya, Erwin Kurniawan mengalahkan pebiliar Kalimantan Selatan Arun dan Noor Hidayatullah dengan skor 8-4 sekaligus meraih medali emas nomor tersebut.

Ganda Putara Jatim Raih Emas Nomor 9 Bola Biliar

Pesilat putra Bali I Kadek Pebrinata memperagakan jurusnya saat bertanding pada final Pencak Silat kategori Seni Tunggal Putra PON Papua di Gor Toware, Kabupaten Jayapura, Papua, Senin (11/10/2021). Pesilat putra Jawa Barat Asep Yuldan Sani berhasil meraih medali emas dengan poin 467 sedangkan medali perak diraih pesilat putra DKI Jakarta Sugianto dengan poin 461, dan perunggu diperoleh pesilat putra Papua Deryalfi Fathudin dengan poin 457.

Final Pencak Silat Nomor Seni Tunggal Putra

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@rol.republika.co.id (Marketing)

Ikuti

× Image