Monday, 12 Rabiul Awwal 1443 / 18 October 2021

Monday, 12 Rabiul Awwal 1443 / 18 October 2021

Sang Ibu Klaim Mbappe Segera Perpanjang Kontrak di PSG

Kamis 07 Oct 2021 22:37 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Kylian Mbappe dari Paris Saint Germain (turun) bereaksi selama pertandingan sepak bola Ligue 1 Prancis antara PSG dan Montpellier di stadion Parc des Princes di Paris, Prancis, 25 September 2021.

Kylian Mbappe dari Paris Saint Germain (turun) bereaksi selama pertandingan sepak bola Ligue 1 Prancis antara PSG dan Montpellier di stadion Parc des Princes di Paris, Prancis, 25 September 2021.

Foto: EPA-EFE/CHRISTOPHE PETIT TESSON
Meski ia tak menampik, Mbappe butuh tantangan baru.

REPUBLIKA.CO.ID, PRANCIS -- Masa depan Kylian Mbappe terus menjadi perbincangan dunia sepak bola. Terbaru, sang ibu, Fayza Lamari menyebut apabila diskusi perpanjangan kontrak dengan pihak Paris Saint-Germain (PSG) sedang berlangsung.

"Kami sedang dalam pembicaraan dengan PSG saat ini dan semuanya berjalan baik," kata Fayza Lamari kepada Le Parisien dikutip Marca, Kamis (7/10).

Mbappe sebelumnya santer diberitakan dekat dengan kepindahan ke klub La Liga Spanyol, Real Madrid. Namun, pada jendela transfer musim panas kemarin proses tersebut gagal terjadi yang membuat sang pemain bertahan di Stadion Parc des Princes.

Kontrak Mbappe bersama PSG akan habis pada akhir musim 2021/2022 mendatang dan saat ini perpanjangan kontrak sang pemain dengan klub belum juga rampung.

Apabila pembicaraan soal perpanjangan kontrak gagal tercapai maka pada Januari 2022 Mbappe bebas untuk melakukan pertemuan dan menandatangani pra-kontrak dengan klub manapun yang tertarik kepadanya.

"Kami menolak proposal pertama dari PSG, tapi yang kedua hadir ketika kami bernegosiasi kami mencapai kesepakatan teknis dan kemudian dalam hal keuangan," sambung sang ibu.

Lamari menambahkan perihal kesepakatan kontrak baru, ia menyebut tidak butuh waktu lama bagi Mbappe dan PSG menyelesaikan persoalan tersebut.

Akan tetapi, terlepas dari komentar yang dibuat oleh Fayza Lamari. Sang ibu mengakui betul putranya sangat bermimpi untuk bisa berseragam Real Madrid suatu hari nanti.

Lebih lanjut Lamari tahu apabila kepindahan sang juara Piala Dunia 2018 bersama timnas Prancis ke Madrid akan membuat para fan PSG kecewa. Meski sang anak sejatinya membutuhkan suatu tantangan baru dalam karier sepak bola profesionalnya.

"Ini adalah musim kelimanya di PSG, dia punya waktu untuk merenung karena ada opsi untuk memperbarui dan jika ia meminta pergi, itu karena dia mengerti bahwa waktunya sudah berakhir. Kami tidak ingin pergi secara gratis," kata dia.

 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA