Thursday, 18 Syawwal 1443 / 19 May 2022

Beda Nasib Paranormal Activity Pertama dan Sekuelnya

Kamis 07 Oct 2021 20:25 WIB

Rep: Rahma Sulistya/ Red: Qommarria Rostanti

Salah satu adegan dalam film Paranormal Activity 1.

Salah satu adegan dalam film Paranormal Activity 1.

Foto: Paramount Pictures.
Film pertamanya meraup pendapatan Rp 2,7 triliun dengan biaya produksi Rp 213 juta.

REPUBLIKA.CO.ID, LOS ANGELES -- The Blair Witch Project sukses menjadi film horor terpopuler, yang diikuti oleh Paranormal Activity. Tak ada yang menduga bahwa film tentang seorang pria yang memutuskan untuk memasang CCTV di kamar tidurnya dengan tujuan menangkap bukti kekuatan supernatural, ternyata bisa mencapai kesuksesan luar biasa.

Paranormal Activity menghasilkan lebih dari 193 juta dolar AS (Rp 2,7 triliun) hanya dengan anggaran pembuatan film sebesar 15 ribu (Rp 213,6 juta). Perbandingan jauh angka antara pembuatan dan pendapata itu, menjadikannya salah satu film paling menguntungkan sepanjang masa.

Sejak populer dirilis pada 2007, ada banyak sekuel dari Paranormal Activity. Namun sekuel yang dikenal dunia dirilis pada 2010, bukanlah satu-satunya ukuran keberhasilan film horor itu. Mantan penulis komik X-Men, Scott Lobdell, juga menulis komik digital Paranormal Activity: The Search for Katie pada 2009.

Tidak hanya itu, ada juga sebuah video gim berjudul Paranormal Activity: The Lost Soul membawa elemen virtual reality (VR) ke cerita filmnya. Selain kesuksesan media alternatif itu, ada satu sekuel lain yang hampir dilupakan dan juga dirilis pada 2010 Paranormal Activity 2: Tokyo Night.

Film itu bukanlah Paranormal Activity 2 rilisan 2010 yang dikenal seluruh dunia. Dalam film aslinya, Paranormal Activity pada 2007, Micah (Micah Sloat) mulai merekam dirinya dan rekannya Katie (Katie Featherston), setelah mereka yakin bahwa ada semacam roh jahat yang menghantui Katie. Roh itu diyakini Katie telah menguntitnya dalam seluruh hidupnya. Kisah itu berakhir dengan Katie yang kerasukan lalu membunuh Micah, dan Katie pun menghilang.

Meskipun ada banyak sekuel Amerika seusai film pertama itu, ada satu sekuel lainnya Paranormal Activity 2: Tokyo Night yang tak jelas nasibnyaSekuel versi ini berfokus pada Haruka Yamano (Kazuyoshi Tsumura) dan kakaknya Koichi (Aoi Nakamura). Saat mereka mengunjungi San Diego, mereka mengalami kecelakaan mobil yang mematahkan kakinya. Terjebak di kursi roda, Haruka kembali ke Tokyo dan dirawat di rumahnya oleh Koichi. Mereka menemukan bahwa kursi roda Haruka terus bergerak sendiri.

Dari sana, sisa film diputar sangat mirip dengan aslinya saat Koichi memasang kamera untuk mencari tahu apa yang menggerakkan kursi roda dan mengapa itu terjadi. Ada juga twist menyenangkan yang secara cerdik terkait dengan peristiwa Paranormal Activity 1, memperjelas bahwa film ini bukan hanya remake.

Meskipun Paranormal Activity 2: Tokyo Night tidak pernah menghasilkan film lebih lanjut, ini mewakili arah alternatif yang menarik yang bisa dilalui film. Akan sangat sulit untuk melakukan streaming film tersebut di Amerika, tetapi film terbaru Paranormal Activity: Next of Kin akan tayang di Paramount+ mulai 29 Oktober 2021.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA