Tuesday, 16 Syawwal 1443 / 17 May 2022

Polisi Selidiki Pembunuhan Seorang Istri di Rumah

Kamis 07 Oct 2021 13:10 WIB

Rep: Antara/ Red: Erik Purnama Putra

Rekonstruksi pembunuhan (ilustrasi).

Rekonstruksi pembunuhan (ilustrasi).

Foto: Republika/Eva Rianti
Korban ditemukan di rumahnya di Garum, Kabupaten Blitar, oleh anaknya pukul 02.30 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, BLITAR -- Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Garum, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, ikut menangani kasus dugaan pembunuhan seorang perempuan (istri) di Kelurahan Bence, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Kepala Polsek Garum Iptu Burhanudin mengemukakan, pihaknya menerima laporan terkait dengan temuan korban pada Kamis (7/10) sekitar pukul 02.30 WIB.

"Saat itu, saksi (anak korban) melapor di dalam rumahnya itu menemukan ibunya dalam keadaan terluka bersimbah darah. Dari keterangan tersebut kami ke TKP (tempat kejadian perkara) dan olah TKP dengan tim identifikasi Polres Blitar," katanya di Kabupaten Blitar, Kamis.

Burhanudin mengatakan, dari hasil olah TKP sementara di tubuh korban yang bernama Elvi Novianti (47 tahun) itu didapati luka memar atau retak di kepala bagian kiri. Telinga dan hidung korban juga mengeluarkan darah. Menurut dia, kronologi awal temuan korban berawal dari anak korban yang baru pulang kerja pada Kamis sekitar pukul 01.00 WIB.

Saat itu, kata Burhanudin, anak korban masuk lewat pintu samping rumah dan dalam keadaan tidak terkunci. Begitu hendak masuk ke dalam kamar, yang bersangkutan melihat ibunya sudah terluka. Saat insiden terjadi, kata dia, sang bapak atau suami korban tidak ada di dalam rumah. "Sampai dengan olah TKP, suami korban itu tidak ada di lokasi, tidak kami temukan," ucap Burhanudin.

Dia menyebut, dari keterangan keluarga, suami istri memang ada masalah. Namun, pihaknya hingga kini belum bisa mengungkap masalah yang dimaksud. Adapun anak korban juga menuturkan, malam sebelum kejadian, suami korban pada Rabu (6/10) sekitar 21.00 hingga 23.00 WIB, tidur di depan televisi. Sedangkan anak yang lain tidur di dalam kamar.

Burhanudin menyebut, keluarga juga tidak tahu kejadian pastinya, sebab ada yang masih kerja hingga larut malam dan lainnya tidur. Dia menyebut, suami korban,  akhirnya ditemukan pada Kamis sekitar pukul 06.30 WIB. Saat itu, sambung dia, ada warga melihat seseorang tergeletak di bagian bawah jembatan kereta. Lokasinya sekitar 500 meter dari rumah korban.

Setelah dilakukan pemeriksaan, kata Burhanudin, ternyata SU (57), suami korban saat ditemukan dalam keadaan terluka di bagian kepala. Diduga, ia terpeleset, karena kondisi saat ditemukan di tepi pelengsengan dam. Saat ini, SU masih dirawat di rumah sakit untuk proses penyembuhan.

Nantinya, petugas juga akan melakukan interogasi pada yang bersangkutan terkait dengan temuan jenazah istrinya tersebut. Sedangkan, jenazah korban sudah berada Rumah Sakit Mardi Waluyo, Kota Blitar. Jenazah akan dilakukan autopsi guna mengetahui dengan pasti penyebab kematian korban.

"Untuk korban di RS Mardi Waluyo Kota Blitar. Nanti akan diautopsi guna mengetahui penyebab luka tersebut. Rencana hari ini, kami masih menunggu dokter forensik dari RS Bhayangkara Kediri," kata Burhanudin.

Di rumah korban saat ini juga sudah dipasang garis polisi. Warga yang tidak berkepentingan dilarang untuk mendekat. Guna proses penyidikan lebih lanjut, menurut Burhanudin, kasus itu ditangani Polres Blitar.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA