Karono, Boleh Foto Bareng, Tapi Wajib Prokes

Rep: Fitriyanto/ Red: Endro Yuwanto

Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Karono.
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Karono.
Foto: djarumbadminton.com
Usai PON, Karono yang juga pebulu tangkis pelatnas akan mengikuti tur Eropa.

REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA -- Atlet bulu tangkis bisa dibilang yang paling banyak diincar penggemarnya untuk dimintai foto bareng di PON Papua 2021. Khususnya bagi penghuni Pelatnas Cipayung Jakarta.

Walaupun para pemain itu hanya lapis dua. Aksi dan wajahnya banyak yang sudah dikenal karena sebelumnya PBSI menggelar turnamen internal yang disiarkan televisi maupun platform media lainnya.

Salah satunya adalah tunggal putra kedua DKI Jakarta, Karono. Aksi ciamiknya saat turnamen internal PBSI membuatnya cukup dikenal dan tidak sedikit baik itu petugas PON maupun penonton yang meminta foto bareng.

Di masa pandemi seperti saat ini, tentu semua dituntut lebih hati-hati. Itu juga yang dilakukan Karono. Pemain kelahiran Solo ini hanya mau diajak foto bersama jika yang meminta menerapkan prokes ketat.

Ditemui Republika.co.id di GOR Waringin, Jayapura, Karono mengatakan kalau dirinya hanya mau foto kalau yang memintanya memakai masker.

"Khawatir juga dengan kondisi pandemi. Jadi paling saya meladeni foto bareng untuk panitia pelaksana, relawan PON XX Papua, itu pun wajib pakai masker dan tidak berkerumun," jelas Karono.

Karono menambahkan, setelah PON Papua 2021 berakhir, ia akan mengikuti turnamen tur Eropa ke Belgia dan Republik Ceska. "Jadi harus benar-benar jaga kondisi," tegasnya.

Bagi Karono PON Papua 2021 ini bukan sekadar turnamen resmi pertama di masa pandemi ini. Namun juga penampilan perdana di ajang PON. Oleh sebab itu pebulu tangkis usia 21 tahun ini bertekad memberikan yang terbaik untuk DKI.

"Ini pertandingan resmi saya selama pandemi. Sekaligus penampilan perdana di ajang PON. Semoga bisa dapat medali di perorangan maupun beregu," kata Karono.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...

Komentar

Terkait


Tanda silang untuk jaga jarak dipasang di kursi stadion Akuatik, Kompleks Kampung Harapan, Sentani, Kanupaten Jayapura, Papua, Kamis (7/10). Setelah terjadi kasus positif saat gelaran PON XX Papua, Sejumlah venue menerapkan protokol kesehatan yang ketat seperti pembatasan maksimal kapasitas arena dan penyediaan layanan vaksin dan swab antigen untuk penonton. Republika/Thoudy Badai

Penerapan Protokol Kesehatan di Ajang PON XX Papua

Relawan memasang stiker tanda layak makan di box nasi khusus untuk atlet dan SDM PON Papua di Dapur Umum I Kantor Bupati Jayapura, Kabupaten Jayapura, Papua, Kamis (7/10). Dapur umum tersebut memasok konsumsi atlet dan SDM PON Papua sebanyak 50.000 nasi box dalam sehari untuk tiga kali waktu makan dengan memanfaatkan relawan warga lokal sebanyak 250 orang dan dibantu tenaga profesional. Selain itu penerapan protokol kesehatan yang ketat diberlakukan dalam proses memasak hingga pengemasan juga ditempelkan tanggal layak konsumsi dalam setiap box nasi. Republika/Thoudy Badai

Dapur Umum PON XX Papua Pasok 50 Ribu Nasi Box per Hari

Seorang penonton duduk di dalam bioskop menunggu film dimulai, (ilustrasi).

Bioskop Dibuka, Satgas Minta Masyarakat Lakukan Prokes

Juru Bicara Satgas COVID-19 Wiku Adisasmito

Wiku: Ada 34 Kasus Positif Covid-19 di PON Papua

Pasangan Jawa Timur,David Agung Susanto/Christopher Rungkat dalam pertandingan babak Final Ganda Putra PON XX Papua 2021 di lapangan tenis Sian Soor Kantor Walikota Jayapura, Kamis (7/10).

Jatim Dulang Emas Tenis Ganda Putra

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@rol.republika.co.id (Marketing)

Ikuti

× Image