Wednesday, 24 Syawwal 1443 / 25 May 2022

Wapres: Tingkatkan Vaksinasi Pendidik dan Peserta Didik

Rabu 06 Oct 2021 10:28 WIB

Rep: fauziah mursid/ Red: Hiru Muhammad

Sejumlah pelajar mengikuti vaksinasi massal bagi peserta didik di Gedung Pemerintah Kota Tangerang, Banten, Kamis (2/9/2021). Menurut data Satgas COVID-19 per 31 Agustus 2021, sebanyak 1,9 juta tenaga pendidik dan 1,7 juta anak usia 12-17 tahun yang tergolong usia pelajar mendapatkan vaksin penuh sebagai upaya pemerintah dalam penyelenggaraan pembelajaran tatap muka (PTM) di tengah pandemi COVID-19.

Sejumlah pelajar mengikuti vaksinasi massal bagi peserta didik di Gedung Pemerintah Kota Tangerang, Banten, Kamis (2/9/2021). Menurut data Satgas COVID-19 per 31 Agustus 2021, sebanyak 1,9 juta tenaga pendidik dan 1,7 juta anak usia 12-17 tahun yang tergolong usia pelajar mendapatkan vaksin penuh sebagai upaya pemerintah dalam penyelenggaraan pembelajaran tatap muka (PTM) di tengah pandemi COVID-19.

Foto: Antara/Fauzan
Capaian vaksin perlu ditingkatkan guna menghindari terjadinya klaster baru

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta vaksinasi untuk pendidik, tenaga pendidik maupun peserta didik ditingkatkan. Hal ini untuk mendukung pembukaan pembelajaran tatap muka (PTM) demi mencegah penularan Covid-19 di sekolah.

"Cakupan vaksin bagi tenaga pendidik, orang tua siswa, serta siswa yang memenuhi syarat perlu ditingkatkan untuk menghindarkan terjadinya kluster baru di sekolah," ujar Wapres dalam Seminar Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri Dikreg ke-30 dan Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri Dikreg ke-61 Tahun Ajaran 2021 secara virtual, Rabu (6/10).

Wapres menilai perlu memprioritaskan vaksinasi bagi pendidik dan tenaga pendidik serta peserta didik untuk menjamin keamanan proses PTM terbatas di sekolah. Sebab, vaksin merupakan salah satu cara untuk melindungi risiko penularan Covid-19.

Ia mengatakan, jumlah pendidik dan tenaga pendidik sudah divaksin baru separuh dari target sebanyak 5,06 juta orang. Karena, menurut data sampai dengan 3 Oktober, baru 2,55 juta yang tercatat telah mendapatkan vaksinasi dosis ke-1, sedangkan yang telah mendapat dosis ke-2 adalah 2,1 juta orang.

"Saya meminta perhatian agar para guru, murid, dan orang tua pelajar harus sudah dipastikan mendapatkan vaksin untuk menjamin keamanan proses pembelajaran tatap muka," kata Wapres.

Wapres pun berharap sinergi dari berbagai pihak untuk mempercepat vaksinasi nasional, termasuk di bidang pendidikan. Pemerintah juga mengharapkan TNI dan POLRI terus membantu peningkatan percepatan vaksinasi di daerah yang masih rendah capaian vaksinasinya termasuk di daerah aglomerasi. 

Pemerintah mencatat masih banyak daerah yang tertinggal dalam capaian vaksinasi. Karena itu, prioritas sasaran vaksinasi juga perlu diberikan kepada beberapa kelompok seperti lansia, pendidik dan tenaga pendidik."Saya juga meminta agar TNI dan Polri memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah guna meningkatkan kecepatan vaksinasi," ujarnya.

Baca juga : Pilkada Jakarta Diundur, Anies: Ya Udah Terusin Kerja

 

 

 

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA