Selasa 05 Oct 2021 16:46 WIB

Ponpes di Sumedang Masih Kekurangan Sarana Belajar

Ada harapan ke depan supaya para santri bisa lebih berdaya selain ngaji kitab kuning.

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Agus Yulianto
Sejumlah santriwati tengah belajar Alquran.
Foto: Istimewa
Sejumlah santriwati tengah belajar Alquran.

REPUBLIKA.CO.ID, SUMEDANG -- Beberapa pondok pesantren (Ponpes) di Kecamatan Cibugel, Kabupaten Sumedang menerima bantuan seperangkat komputer dari PT Telkom Indonesia Tbk. Pasalnya, hingga saat ini pesantren di Sumedang, masih kekurangan sejumlah sarana.

Menurut Pimpinan Ponpes Roudhotul Mustofa, KH Muhammad Aep Sapulloh, di Dusun Sirnarasa, Desa Cibugel, belum banyak yang memiliki sarana komputer. Karena itu, pihaknya senang karena PT Telkom memberikan perhatian ke pesantren. 

"Saat ini pesantren masih kekurangan sejumlah sarana. Terutama kobong atau pondokan santri. Selain itu, pesantren pun kekurangan sarana untuk pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)," ujarnya.

"Ada harapan ke depan supaya para santri bisa lebih berdaya selain ngaji kitab kuning," ujar Pimpinan Ponpes Roudhotul Mustofa, KH Muhammad Aep Sapulloh, di Dusun Sirnarasa, Desa Cibugel, setelah menerima bantuan seperangkat komputer dari PT Telkom Indonesia Tbk, belum lama ini.

Sementara Pimpinan Ponpes Al Hikmah, KH Didin Muhyidin mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi PT Telkom Indonesia yang telah menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan agama melalui bantuan Coorporate Social Responsibility (CSR)-nya.

Menurutnya, perangkat komputer yang diberikan PT Telkom Indonesia akan digunakan untuk menunjang kebutuhan administrasi pondok pesantrennya.

"Anak saya juga mendapat bantuan beasiswa dari PT Telkom, yang sampai sekarang masih menimba ilmu tahfidz di pesantrren Al Falah, Nagreg, Kabupaten Bandung," katanya. 

KH Didin Muhyidin mengatakan, pesantrennya, saat ini secara swadaya, sedang membangun ruang kelas baru untuk kegiatan mengaji sekitar 250 santrinya. Oleh karena itu, pihaknya berharap, ada bantuan untuk pengembangkan ruang kelas baru yang sedang dibangun tersebut. 

"Saya harapkan dukungan dari PT Telkom agar anak-anak bisa belajar pada sarana yang lebih layak," katanya. 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement