Selasa 05 Oct 2021 13:43 WIB

Angka Kematian Covid-19 di Russia Melonjak dalam 24 Jam

Rusia sedang menghadapi gelombang keempat covid-19.

Rep: Idealisa Masyrafina/ Red: Dwi Murdaningsih
Covid 19 (ilustrasi)
Foto: Max Pixel
Covid 19 (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Rusia telah melaporkan rekor tertinggi dalam kematian dan kasus baru COVID-19 untuk kelima kalinya dalam sepekan ini. Negara itu menghadapi gelombang keempat pandemi covid-19.

Negara yang memiliki tingkat vaksinasi di bawah 30 persen ini, melaporkan 883 kematian dan 25.781 kasus baru selama 24 jam terakhir, pada Senin (4/10). Petugas kesehatan menyalahkan naiknya jumlah kematian ini pada keengganan kaum muda untuk mendapatkan suntikan.

Baca Juga

“Orang muda tidak terlalu peduli dengan kesehatan mereka, karena mereka pikir mereka muda, kuat, dan sehat. Jadi mereka tidak divaksinasi,” kata Sergey Babikov, kepala unit perawatan intensif di wilayah barat daya Stavropol, dilansir di Euronews, Selasa (5/10).

Rusia, dengan populasi 146 juta orang, saat ini memiliki angka kematian tertinggi di Eropa akibat pandemi. Jumlahnya mencapai 210 ribu orang.

Oleg Kolpakov, kepala pemakaman di kota Stavropol, Nevinnomyssk, mengatakan jumlah pemakaman lebih dari 50 persen lebih tinggi daripada di masa pra-pandemi.

“Dulu kami mengubur 120 hingga 130 orang per bulan. Sekarang kami mengubur lebih dari 200 orang. Pemuda, pelajar, pekerja, orang kuat, dan orang-orang yang baru bekerja kemarin dan yang tertular virus dalam satu atau dua minggu. Kemudian kami temui mereka di sini bersama kerabat mereka," kata Kolpakov.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement