Thursday, 1 Zulhijjah 1443 / 30 June 2022

Ini Penjelasan Tuchel Jarang Memainkan Saul Niguez

Selasa 05 Oct 2021 08:58 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Endro Yuwanto

Gelandang Atletico Madrid yang dipinjamkan ke Chelsea, Saul Niguez.

Gelandang Atletico Madrid yang dipinjamkan ke Chelsea, Saul Niguez.

Foto: . EPA-EFE/JESSICA GOW
Kegagalan Saul menembus starter menunjukkan Chelsea mempunyai kedalaman skuad.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel, menjelaskan alasan belum memberikan menit bermain yang lebih banyak kepada Saul Niguez sejak kedatangannya dari Atletico Madrid musim panas ini. Ia mengatakan, Saul akan diturunkan sesuai dengan lawan yang dihadapi.

Tuchel bermain dengan dua gelandang ketika melawan Juventus di Liga Champions, yaitu Mate Kovacic dan Jorginho. Itu dilakukan karena Saul diperkirakan akan menjadi starter melawan Southampton di Liga Primer Inggris. Namun Tuchel justru memainkan Ruben Loftus-Cheek dan Saul tetap di bangku cadangan tanpa dimainkan.

Tuchel mengatakan, Saul harus bekerja keras untuk beradaptasi dengan lingkungan barunya. Ia akan selalu memilih yang terbaik di setiap pertandingan. Ia menegaskan faktor teknis dan bentuk permainan adalah pertimbangan lain Tuchel memilih pemain.

“Terutama tentang Saul, dia sangat dekat untuk memulai hari ini. Pada akhirnya saya memutuskan tak memainkannya karena saya berpikir untuk menempatkannya dalam pertandingan dengan tekanan tinggi lainnya, lawan yang menekan sangat tinggi di tengah lapangan. Apakah adil untuk mengatakan oke, sekarang buktikan dan mari kita lihat apakah adaptasi Anda telah berhasil. Saya sedikit ragu,”  ujar Tuchel dilansir dari Sportskeeda, Selasa (5/10).

Mantan pelatih Paris Saint-Germain (PSG) tersebut menyatakan, harus bertanggung jawab atas pemilihan pemain. Kendati demikian, Tuchel akan mendorong semua pemain terus meningkat dan memastikan semua pemain dalam keadaan baik-baik saja.

Para pemain harus bekerja keras untuk mendapatkan performa terbaiknya karena itu sesuatu yang penting. Selain itu, kepercayaan diri dan sikap positif juga penting untuk tim. Tuchel melihat Saul memiliki segalanya.

Secara umum, Tuchel mengeklaim kegagalan Saul menembus starter menunjukkan timnya mempunyai kedalaman skuad. Hal tersebut yang menjadikan alasan the Blues masuk salah satu daftar calon juara Liga Primer Inggris musim ini.

Chelsea bangkit setelah kekalahan beruntun di semua kompetisi dengan menghajar 3-1 Southampton. Ruben Loftus-Cheek tampil mengesankan di laga tersebut.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA