Wednesday, 17 Syawwal 1443 / 18 May 2022

Dipermalukan Espanyol, Ancelotti: Penampilan Terburuk

Senin 04 Oct 2021 21:24 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Bek Espanyol Oscar Gil (kiri) berebut bola melawan pemain sayap Real Madrid asal Brasil Vinicius Jr (kanan) selama pertandingan sepak bola LaLiga Spanyol antara RCD Espanyol dan Real Madrid di Stadion RCD di Barcelona, ??Catalonia, Spanyol, 03 Oktober 2021.

Bek Espanyol Oscar Gil (kiri) berebut bola melawan pemain sayap Real Madrid asal Brasil Vinicius Jr (kanan) selama pertandingan sepak bola LaLiga Spanyol antara RCD Espanyol dan Real Madrid di Stadion RCD di Barcelona, ??Catalonia, Spanyol, 03 Oktober 2021.

Foto: EPA-EFE/Enric Fontcuberta
Madrid bahkan tertinggal dua gol lebih dahulu.

REPUBLIKA.CO.ID, MADRID -- Kekalahan Real Madrid atas Espanyol membuat pelatih Carlo Ancelotti murka. Ia bahkan melepas kritik tajam kepada para pemainnya usai dipermalukan 1-2 pada lanjutan La Liga Spanyol 2021/2022.

Bertamu ke markas Espanyol pada pekan kedelapan Liga Spanyol, Madrid dipaksa menelan pil pahit. Los Merengues yang tampil dominan dengan melepas 13 tembakan, lima tembakan on target justru harus pulang dengan kepala tertunduk.

Ancelotti yang melihat hasil itu sangat kecewa dengan Luka Modric dan kawan-kawan. Pelatih asal Italia itu pun menjelaskan apabila timnya tidak memiliki ketenangan selama pertandingan berjalan.

"Saya harus jujur, ini pertandingan terburuk kami. Kami bermain buruk dan saya tak bisa banyak memberikan pernyataan apapun," kata Ancelotti menjelaskan kekecewaan dilansir Daily Mail, Senin (4/10).

Madrid bahkan tertinggal dua gol lebih dahulu oleh tuan rumah lewat dua eks pemain mereka Raul de Tomas menit ke-17 dan Aleix Vidal menit ke-60. El Real baru bisa memperkecil kedudukan pada menit ke-71 melalui Karim Benzema.

Praktis ini menjadi tiga laga tanpa kemenangan untuk Madrid, dengan dua laga lainnya berakhir kalah saat bertemu Sheriff di Liga Champions.

"Ada kebingungan di lapangan. Tim tidak diposisikan dengan baik dengan atau tanpa bola," sambung dia.

Meski kalah dari Espanyol, Madrid masih berada di posisi puncak klasemen sementara dengan perolehan angka 17 sama dengan posisi kedua Atletico Madrid dan peringkat ketiga Real Sociedad.

Eks pelatih AC Milan dan Everton pun tidak ingin timnya mengulangi kesalahan seperti tiga laga terakhir dan mengakui sangat khawatir dengan penurunan performa El Real.

"Sekarang kami memiliki jeda internasional dan kami harus merenungkan dan mencerna bagaimana tim mengubah sikap. Kami perlu meningkatkan di belakang dan merespons."

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA