Sunday, 11 Rabiul Awwal 1443 / 17 October 2021

Sunday, 11 Rabiul Awwal 1443 / 17 October 2021

Rektor UMM Lantik 10 Dekan Baru

Senin 04 Oct 2021 20:14 WIB

Rep: Rossi Handayani/ Red: Gita Amanda

Universitas Muhammadiyah Malang melantik sepuluh dekan baru.

Universitas Muhammadiyah Malang melantik sepuluh dekan baru.

Foto: .
Para dekan diharapkan melepas identitas prodinya agar dapat memimpin dengan adil.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melantik sepuluh dekan baru yang akan memimpin nakhoda di masing-masing fakultas yang dilaksanakan secara daring dan luring di Aula BAU pada Jumat (1/10) lalu. Turut hadir Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Prof. Lincolin Arsyad, Ph.D dan Sekretaris Badan Pembina Harian (BPH) UMM Drs. Wakidi.

Pada gelaran tersebut, Lincolin Arsyad merasa senang karena meski masih berada di situasi pandemi, namun regenerasi UMM masih bisa terus terlaksana. Ia berpesan agar para dekan yang lama bisa memberikan masukan dan input meski Sudha tidak menjabat lagi.

"Saling bahu membahu dan membantu agar bisa menciptakan kemajuan bersama. Saya rasa bukan hal mudah untuk memimpin fakultas di universitas besar seperti UMM," kata Lincolin dalam keterangan tertulisnya kepada Republika.

Dia juga menegaskan bahwa tantangan di depan semakin banyak. Salah satunya yakni pandemi Covid-19 yang sudah mengubah kehidupan manusia. Hal ini menjadi tantangan yang harus segera mendapatkan solusi tepat seperti aspek penguasaan teknologi.

"Saya yakin kerja sama antara dekan dan rektorat serta seluruh sivitas akademika bisa menjawab segala tantangan yang ada di masa depan," ucap Lincolin.

Sementara itu, Wakidi mengingatkan agar para dekan baru dapat merenungkan terkait pakta integritas yang sudah diikrarkan. Hal itu agar mereka dapat menghayati dan mengimplementasikan tanggung jawabnya dengan baik. Dia juga mendorong para dekan untuk segera memikirkan dan melakukan konsolidasi di fakultas masing-masing.

Wakidi juga mengajak para dekan untuk melepas identitas prodinya agar dapat memimpin dengan adil. "Yang kemarin berbeda pendapat dan pilihan kini agar segera bersatu kembali. Mengembangkan potensi yang dimiliki agar mampu memajukan UMM di tingkat nasional maupun internasional," kata Wakidi.

Rektor UMM, Dr. Fauzan, M.Pd menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para dekan periode sebelumnya yang telah mengabdi dengan baik. Begitupun dengan kerja kerasnya dalam rangka memajukan fakultas serta universitas."Mudah-mudahan perjuangan bapak ibu selama menjabat dicatat sebagai amal ibadah oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala," kata dia.

Fauzan menilai bahwa pelantikan ini adalah satu ritual penting di organisasi manapun. Ia juga merasa senang bahwa proses pemilihan dosen periode ini telah membawa angin segar dengan tidak adanya gesekan. Menurutnya, hal tersebut memerlukan kedewasaan dari berbagai pihak. Kesejukan dan keteduhan suasana tersebut diharapkan bisa memperkuat rasa kebersamaan yang selama ini dibangun.

Ia juga sempat menyinggung mengenai tanggung jawab pimpinan untuk memberikan kepastian bagi para mahasiswa. Pertama yakni memastikan bahwa mereka bisa lulus tepat waktu dan memastikan tanggung jawabnya usai lulus dari UMM. "Maka perlu adanya improvisasi yang inovatif. Tanpa mengusahakannya, jangan harap kita bisa tetap menjadi yang terbaik," kata Fauzan.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA