Monday, 15 Syawwal 1443 / 16 May 2022

MU Sulit Raih Clean Sheet, Ini Penjelasan Solskjaer

Ahad 03 Oct 2021 03:31 WIB

Rep: Muhammad Ikhwanuddin/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Pemain Manchester United Raphael Varane menyundul bola saat pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Manchester United dan Everton, di Old Trafford, Manchester, Inggris, Sabtu, 2 Oktober 2021.

Pemain Manchester United Raphael Varane menyundul bola saat pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Manchester United dan Everton, di Old Trafford, Manchester, Inggris, Sabtu, 2 Oktober 2021.

Foto: AP/Dave Thompson
MU kerap menguasai laga tapi kesulitan membendung serangan balik lawan.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Pelatih Manchester United (MU), Ole Gunnar Solskjaer mengomentari rekor buruk clean sheet timnya tahun ini. Terlebih lagi, MU gagal merebut kemenangan saat menghadapi Everton di pekan ketujuh Liga Primer Inggris, Sabtu (2/10) malam WIB. 

Bertatus tuan rumah, Pasukan Setan Merah hanya mampu bermain imbang 1-1. Gol semata wayang kreasi Anthony Martial dibalas tuntas oleh Andros Towsend hingga pertandingan berakhir. 

Hal itu membuat rekor clean sheet MU semakin buruk karena selalu kebobolan di 18 pertandingan terakhir. Sejak Maret lalu, lawan yang dihadapi MU selalu berhasil mencetak gol. 

"Jumlah gol yang mengarah ke gawang kami memang terbilang banyak. Hari ini lawan melancarkan serangan balik. Kami sebenarnya sudah terorganisasi dengan baik tapi seharusnya bisa lebih dari ini," kata Solskjaer seperti dilansir Manchester Evening News, Ahad (3/10). 

Ia heran dengan angka penguasaan bola mencapai 75 persen, tetapi anak asuhnya tetap kesulitan mencegah lawan menciptakan gol. Menurutnya, kehilangan konsentrasi menjadi salah satu penyebab kebobolan sebuah tim. 

"Anda boleh saja membiarkan lawan menguasai bola. Tapi dengan catatan 75 persen penguasaan bola, hal itu justru membuat kami kesulitan memecah kebuntuan," ujarnya. 

Hasil imbang menempatkan Everton di peringkat keempat klasemen sementara Liga Primer Inggris musim 2021/22 dengan 14 poin. Hal serupa juga dikantongi MU yang berada di peringkat ketiga. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA