DKI Jakarta Akui Persaingan Wushu di PON Papua Merata

Rep: Fitriyanto/ Red: Endro Yuwanto

Atlet wushu putra DKI Jakarta M Abdul Harist beraksi saat bertanding pada final Wushu kategori Qiang Shu Putra PON Papua di Gor Futsal Dispora, Kabupaten Merauke, Papua, Jumat (1/10/2021). M Abdul Harist meraih medali perak pada pertandingan tersebut.
Atlet wushu putra DKI Jakarta M Abdul Harist beraksi saat bertanding pada final Wushu kategori Qiang Shu Putra PON Papua di Gor Futsal Dispora, Kabupaten Merauke, Papua, Jumat (1/10/2021). M Abdul Harist meraih medali perak pada pertandingan tersebut.
Foto: ANTARA/Galih Pradipta
DKI mengirimkan 17 atlet terbaiknya dengan target juara umum cabor wushu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA -- Pengurus Provinsi Wushu DKI Jakarta mengakui sebaran atlet wushu di Indonesia kian merata. Karena itu, untuk memperebutkan medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021, perlu kerja keras dari para atlet dan pengurus.

"Tidak ada provinsi di Indonesia yang memiliki banyak atlet wushu hebat, termasuk DKI Jakarta. Kalau dibilang DKI gudangnya atlet nasional, tidak juga. Karena pemain nasional itu pembagiannya cukup merata di setiap provinsi," ujar Ketua Pengprov WI DKI Jakarta, Gunawan Tjokro, di sela-sela jamuan makan malam pembukaan PON Papua di kantor Bupati Merauke, Sabtu (2/10).

Gunawan menyatakan, tugas pengprov pada PON ini adalah memersiapkan atlet dengan sungguh-sungguh. "Para atlet, pelatih, dan pengurusan pun bersemangat untuk meraih target juara umum," jelasnya.

Senada dengan Ketum Pengprov WI, manajer wushu DKI Jakarta Herman Wijaya mengatakan, DKI mengirimkan 17 atlet terbaiknya dengan target juara umum dan menjadi pengumpul medali emas terbanyak. Namun ia mengakui pembinaan daerah lainnya juga sudah berkembang pesat.

"Kekuatan memang merata. Kami sebagai tim ibu kota, barometer di Indonesia, target sebagai juara umum itu harus. Semua program berjalan dengan maksimal. Tekad yang ditanamkan hanya satu, juara umum di PON Papua," tegas Herman.

Herman mewaspadai Jawa Timur, Sumatra Utara, Jambi, dan provinsi lainnya. Hingga hari ketiga pelaksanan cabor wushu PON XX Papua 2021, DKI Jakarta berhasil mendapatkan tiga medali emas. Pada final hari terakhir Ahad (3/10) tim wushu DKI berpeluang menambah pundi-pundi emasnya setelah mengirimkan lima wakilnya di partai final.

Pimpinan rombongan (CdM) klaster Merauke yang juga Wakil Ketua Umum KONI DKI Jakarta Gde Sarjana terus memompakan semangat kepada para atlet untuk meraih hasil terbaik. "Kami terus memompakan emangat agar atlet memberikan hasil terbaik," ujar Gde yang juga pembina tim wushu DKI Jakarta.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Komentar

Terkait


Suasana Stadion Lukas Enembe sebelum upacara pembukaan PON Papua di Kompleks Olahraga Kampung Harapan, Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Sabtu (2/10/2021).

Detik-detik Jelang Upacara Pembukaan PON XX Papua Meriah

Pertandingan bola voli putri PON Papua 2021.

Tim Voli Putri DKI Tekuk Sulut 3-0

Pertandingan bola voli putra PON Papua 2021.

Lewat Laga Ketat, Tim Voli Putra DKI Kalahkan Jateng 3-2

Ketua KONI Marciano Norman.

Media Center PON Papua di Jakarta Diluncurkan

Salah satu sudut Universitas Cendrawasih, Jayapura, Papua.

Venue Cabor Binaraga PON XX Papua Melebihi Kejuaraan Asia

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@rol.republika.co.id (Marketing)

Ikuti

× Image